Penilaian Lahan Sport Center Sumatera Utara oleh KJPP, Edy Rahmayadi Minta Selesai Sepekan

Progres pengadaan lahan pembangunan Sport Center Sumatera Utara (Sumut), memasuki babak baru.

TRIBUN MEDAN/SATIA
KAKANWIL BPN Sumut Dadang Suhendi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/3/2020). 

TRI BUN MEDAN.com, MEDAN - Progres pengadaan lahan pembangunan Sport Center Sumatera Utara (Sumut), memasuki babak baru.

Lahan seluas 300 hektare yang berada di Desa Sena, Percut Seituan, Deliserdang tersebut sedang dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).  

Nantinya, Sport Center Sumut akan diplot dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang.

Sumut sebagai tuan rumah, mau tak mau harus mengebut pembangunan Sport Center dalam jangka waktu empat tahun. 

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut Dadang Suhendi menjelaskan, pihaknya wajib menyerahkan tugas ini ke KJPP.

Katanya, KJPP sebagai lembaga independen berwenang menilai seluruh aset, baik tanah, tanaman dan bangunan di atas lahan Sport Centre.

“Jadi mengenai pemilik tanaman bisa saja berbeda dengan pemilik tanah dalam hal ini pihak PTPN II,” kata Dadang saat ditemui di ruang kerjanya.

Dadang menjelaskan, Gubernur Edy Rahyamadi berharap proses penghapusbukan lahan eks HGU PTPN II itu dapat segera diselesaikan.

Dengan begitu, Sumut bisa menjadi tuan rumah PON 2024 yang sukses.

“Bahkan Gubsu berharap dalam pekan ini penghapusbukuan selesai. Namun kita masih menunggu karena masih proses di KJPP,” sebut Dadang.

Dadang tak memungkiri klaim dari kelompok masyarakat setiap ada proses pembangunan dari pemerintah.

Karena itu, Dadang mengaku berpegang teguh pada konstruksi hukum yang benar sesuai ketentuan yang berlaku di negeri ini.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved