SAAT Sejumlah Negara Berlakukan 'Lockdown' karena Virus Corona, Apa Artinya Lockdown?

Mantan ketua Korea Selatan, Seegene, tengah membuat alat uji untuk mengidentifikasi virus corona sebelum virus tersebut menjangkit

AFP/KAZUHIRO NOGI
Status Virus Corona Jadi Pandemi Global, WHO Sebut Alasan Lantaran Sudah Meningkat 13 Kali Lipat. PENUMPANG dari luar negeri menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Virus Corona saat tiba di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. Virus Corona sudah mewabah ke sejumlah negara, seorang Warga Indonesia di Singapura tercatat positif Corona. (AFP/KAZUHIRO NOGI) 

TRIBUN-MEDAN.com - Salah satu perusahaan bioteknologi di Korea Selatan, Seegene, tengah membuat alat uji untuk mengidentifikasi virus corona sebelum virus tersebut menjangkit Korea Selatan per 21 Februari 2020.

Dilansir dari CNN, Kepala Eksekutif dan pendiri Seegene, Chun Jong-yoon, mengatakan, perusahaannya menganggap sudah waktunya untuk fokus pada virus corona.

Menurut Chun, tidak ada pihak yang meminta timnya membuat alat uji untuk mengidentifikasi virus corona.

Proyek ini dilakukan Seegene karena melihat perjuangan sejumlah negara untuk mendapatkan alat tes mumpuni untuk mendiagnosis pasien yang diduga terinfeksi virus penyebab Covid-19 itu.

Di Korea Selatan, ada layanan gratis yang memudahkan siapa pun yang memerlukan alat uji itu.

Melihat proses pembuatan alat uji corona

Ruang bawah tanah Kantor Pusat Seegene di Seoul memiliki sistem data besar berbasis kecerdasan buatan.

Hal ini memungkinkan perusahaan dengan cepat mengembangkan tes untuk virus corona.

Tes yang dikenal sebagai alat uji terdiri dari beberapa botol larutan kimia.

Sampel diambil dari pasien dan dicampur dengan larutan. Camputan ini akan berreaksi jika ada gen tertentu.

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved