Silaturahmi Musisi Medan

We Care We Share, Ajang Silaturahmi Musisi Medan Lintas Skena dan Generasi

We Care We Share yang diadakan musisi Medan menjadi ajang untuk bersilaturahmi antar skena dan genre di Kota Medan.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
ACARA amal bertajuk We Care We Share yang diadakan musisi Medan di Jnm Cafe Jalan Harmonika Baru no.3 Medan Sabtu (14/3/2020). Acara ini bertujuan untuk mengumpulkan donasi kepada penderita kelumpuhan otak sebagian (cerebral palsy). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Melakukan kegiatan amal untuk yang ke dua kalinya, gigs bertajuk We Care We Share yang diadakan musisi Medan menjadi ajang untuk bersilaturahmi antar skena dan genre di Kota Medan.

Kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan donasi kepada penderita kelumpuhan otak sebagian (cerebral palsy) ini menjadi momen di mana musisi Medan dari berbagai genre berkumpul pada satu konser berlatar belakang kegiatan sosial.

Aas, satu dari perwakilan musisi Medan mengatakan, We Care We Share menjadi ranah berkumpul kembali para musisi di Kota Medan yang jarang bertemu karena berasal dari skena yang berbeda.

Pada acara amal ini, terangnya, musisi dari genre metal hingga pop berkumpul dan bersilaturahmi bersama.

"Sebenarnya ini juga jadi wadah kita buat ngumpul, yang selama ini punya pergerakannya sendiri-sendiri, punya skena nya masing-masing kita silaturahmi lagi dengan acara yang murni untuk kegiatan amal," ujar Aas kepada Tribun Medan, Sabtu (14/3/2020).

Vocalis band lokal bernama Vintage Glasses ini mengatakan bahwa selama ini belum ada pergerakan yang benar-benar mewadahi sekaligus menunjukkan kolaborasi antar musisi lintas genre ini.

Hal inilah yang kemudia mendorong beberapa dari musisi Medan untuk membuat acara yang dapat meningkatkan kembali kekompakan antat genre dan skena musisi-musisi di Kota Medan.

"Memang kalau dilihat pengaruhnya signifikan dari sebelum ada acara seperti ini dengan ada acara ini. Dari We Care We Share yang pertama kita bisa lihat bahwa sebenarnya musisi-musisi Medan itu semuanya saling dukung dan tetap menjaga silaturahmi di antara masing-masing skena," katanya.

Bagi Aas, We Care We Share menjadi momen berinteraksi antar pelaku seni danpenikmatnya secara murni tanpa ada kepentingan apapun selain untuk mempererat silaturahmi dan beramal.

Gairahkan Kompetisi Olahraga Angkat Berat, PANGBI Sumut Siapkan Event Secara Rutin

"Karena niat awalnya untuk benar-benar menjadi wadah silaturahmi dan menunjukkan kepedulian kita terhadap isu-isu sosial yang berkembang. Kontribusi nyata terhadap masyarakat untuk melawan stigma-stigma buruk yang sering dicap ke kita, para pelaku musik underground," katanya.

Perubahan mindset orang-orang terhadap pelaku seni, terang Aas, menjadi harapannya dalam gigs amal ini.

Bahwa para pelaku seni ini juga sebenarnya sama dengan manusia lainnya, punya keinginan untuk ikut andil dalam isu-isu yang beredar di masyarakat.

"Pandangan miring terhadap kita selama inikan lebih banyak dibanding dengan yang positifnya, melalui acara amal ini kita pengin perlahan pandangan-pandangan dan berita-berita miring itu bisa berubah," ujar Aas.(cr14/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved