Pembunuhan di Sungai Denai

TERUNGKAP Alasan Pelaku Pembunuhan Sadis di Denai, Korban Diikat lalu Digorok

Kasus penemuan mayat di Sungai Denai pada Sabtu (14/3/2020) kemarin, akhirnya terungkap.

TRIBUN MEDAN / M FADLI
Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago pimpin pengungkapan kasus pembunuhan di Sungai Denai, Senin (16/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus penemuan mayat di Sungai Denai pada Sabtu (14/3/2020) kemarin, akhirnya terungkap.

Polisi berhasil mengamankan pelaku pembunuhan bernama M Antoni Akbar (33) warga Jalan Menteng VII, Gang Bahagia, Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai.

Sementara korban hingga kini belum diketahui identitasnya. Korban diperkirakan berusia 30 tahun.

Kepada polisi, Antoni mengatakan nekat melakukan pembunuhan karena mengira korban adalah maling. Ia beralasan saat itu korban hendak mencuri di pekarangan rumahnya.

Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago mengatakan, bahwa pihaknya saat itu mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada korban terapung di pinggir sungai.

"Sesampainya di TKP, korban tanpa identitas, dengan keadaan tangan terikat ke belakang, kaki terikat dan leher digorok hampir putus. Kami langsung menghubungi tim Inafis dan korban dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk diautopsi," ujarnya, Senin (16/3/2020).

Lanjut Wakapolrestabes, setelah itu tim gabungan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area melakukan penyelidikan ke arah hulu sungai.

Tidak jauh dari lokasi ditemukan mayat, kira-kira 1,5 km petugas menemukan rumah gubuk dan melihat seorang laki-laki yang langsung lari.

"Petugas kami mencurigai dan langsung masuk dalam gubuk tersebut. Di sana, dilihat bercak darah dan arah lari. Di lokasi juga ditemukan sebilah senjata tajam, sandal, mancis maka diduga kuat ini pelaku pembunuhan. Yang mana pelaku langsung melompat ke sungai," ungkapnya.

Tidak mau buruannya hilang, petugas melacak identitas pelaku.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved