Virus Corona

Wajah Jokowi dan Para Menterinya saat Rapat Terbatas, Digelar Perdana Antisipasi Virus Corona

Rapat ini dilakukan perdana setelah virus corona di Indonesia menyebar. Presiden Jokowi minta seluruh kepala daerah memonitor kondisi daerah.

Sekretaris Kabinet
Presiden Jokowi pimpin rapat terbatas pada hari Senin (16/3/2020) lewat teleconference bersama para menteri. 

TRI BUN-MEDAN.com - Wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menteri saat memimpin rapat terbatas melalui teleconference.

Rapat ini dilakukan perdana setelah virus corona di Indonesia menyebar.

Presiden Jokowi minta seluruh kepala daerah memonitor kondisi daerah.

Termasuk juga kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Pada hari Senin (16/3/2020), Jokowi pimpin rapat terbatas dengan para menteri dengan melalui teleconference.

Seperti diunggah Sekretaris Kabinet Pramono Anung lewat instagram.

"Rapat terbatas yg dipimpin langsung oleh Presiden @jokowi dan Wapres @kyai_marufamin dan diikuti 41 anggota kabinet membahas percepatan ekonomi menghadapi tekanan virus Corona" tulis Pramono Anung.

Kondisi Budi Karya Samadi Semakin Membaik, Begini Kesehatan 4 Menteri Indonesia Maju

Presiden Jokowi pimpin rapat terbatas dengan para menteri, Senin (16/3/2020) dan Wapres Maruf Amin
Presiden Jokowi pimpin rapat terbatas dengan para menteri, Senin (16/3/2020) dan Wapres Maruf Amin (instagram @pramonoanung)

Dalam foto yang diunggah Pramono, terlihat jajaran menteri mengikuti rapat dari kantor masing-masing.

Mulai dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Berdasarkan informasi, rapat yang dilakukan dengan menggunakan video conference itu berlangsung sejak pukul 10.00 WIB.

Saat ini, rapat masih berlangsung.

Respon Situasi COVID-19, Ruangguru Bekerjasama dengan Telkomsel, Belajar di Ruangguru Bebas Kuota

Sementara itu Presiden Jokowi sebelumnya minta kepada para Kepala Daerah untuk monitor kondisi daerahnya menyangkut situasi darurat COVID-19.

Berikut pesan Presiden Jokowi:

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Menghadapi pandemik global Covid-19 ini beberapa negara yang mengalami penyebaran lebih awal dari kita, ada yang melakukan lock-down dengan segala konsekuensinya, ada yang tidak melakukan lock-down, namun melakukan langkah dan kebijakan yang ketat untuk menghambat penyebaran Covid-19.

Sebagai negara besar dan negara kepulauan, tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia ini derajatnya bervariasi antardaerah.

Karena itu, saya minta seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota terus memonitor kondisi daerahnya, berkonsultasi dengan pakar medis, dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk menentukan status daerahnya siaga darurat ataukah tanggap darurat bencana non-alam.

Para kepala daerah juga saya minta membuat kebijakan sesuai kondisi daerahnya menyangkut proses belajar dari rumah bagi pelajar/mahasiswa

Kebijakan tentang sebagian ASN bekerja di rumah dengan tetap memberi pelayanan kepada masyarakat, dan menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Selain itu, setiap daerah agar meningkatkan pelayanan pengetesan infeksi Covid-19 dan pengobatan secara maksimal, memanfaatkan kemampuan Rumah Sakit Daerah, bekerja sama dengan Rumah Sakit Swasta, serta lembaga riset dan pendidikan tinggi.

Saya sudah memerintahkan untuk memberikan dukungan anggaran untuk digunakan secara efektif dan efisien, cepat, dan memiliki landasan hukum agar pihak yang relevan dapat menggunakannya.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta Siapkan Media Pembelajaran Online Bagi Siswa Selama Sekolah Diliburkan

Pemprov DKI Jakarta menginstruksikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah.

Hal itu dilakukan terkait penyebaran virus corona atau COVID-19 di Jakarta.

Keputusan tersebut sebagai tindak lanjut dari Intruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COV/D-19).

Serta diterbitkannya Surat Edaran Nomor 26/SE/2020 oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur, Gunas Mahdianto mengatakan, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara online selama dua minggu.

"Anak-anak belajar di rumah dari tanggal 16 sampai 29 Maret 2020," kata Gunas saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2020).

Kondisi Budi Karya Samadi Semakin Membaik, Begini Kesehatan 4 Menteri Indonesia Maju

TNI/Polri Kontak Senjata dengan KKB Papua di Tembagapura, 4 Orang KKB Papua Tewas Tertembak

Proses KBM di rumah akan dilakukan secara online melalui sejumlah program yang telah disiapkan pemerintah.

Pedoman pelaksanaan pembelaharan jarak jauh bisa di lihat di laman https://disdik.jakarta.go.id.

Belajar jarak jauh tersebut akan diawasi dan dipantau pendidik untuk memastikan anak didik mengikuti anjuran selama pembelajaran di rumah diberlakukan.

"Pengawas, penilik, dan Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan melakukan monitoring dan evaluasi pada satuan pendidikan yang menjadi binaannya," kata Gunas.

"Kami juga meminta orang tua murid untuk memantau proses pembelajaran di rumah," ucapnya lagi.

Sebelumnya, Dinas Pendikan DKI Jakarta telah menginformasikan metode pembelajaran kepada para siswa dari SD sampai SMA negeri dan swasta mengenai jenis-jenis media dalam KBM jarak jauh.

"Sesuai SE no 5 melalui pembelajaran jarak jauh/online dan nanti akan disediakan berbagai platform sehingga berjalan dengan baik," katanya.

Berbagai aplikasi tersebut misalnya Si Pintar, Wikkido, dan menu Rumah Belajar di laman resmi Dinas Pendidikan.

Pihaknya juga memberikan alternatif untuk belajar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

"Itu baru hanya sebagian platform saja. Masih banyak lagi yang lainnya. Rencananya, besok materi pembelajaran di hari pertama belajar di rumah terkait COVID-19," tutur Gunas.

Diberlakukannya surat edaran tersebut sekaligus mempertegas ditundanya proses pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional hingga batas waktu yang belum ditentukan. (*)

Artikel ini sudah tayang di Warta Kota dengan judul : Perdana, Cegah Virus Corona Rapat Terbatas Presiden Jokowi dengan Menteri Lewat Teleconference

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved