Aniaya Anggota PP hingga Tewas, 5 Terdakwa Divonis 6 Tahun Penjara, Ortu Korban Teriak dan Menangis

Aniaya Anggota PP hingga Tewas, 5 Terdakwa Divonis 6 Tahun Penjara, Ortu Korban Teriak dan Menangis

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Lima pelaku penganiayaan berujung kematian seorang anggota Ormas PP, Syahfila Hasan Affandi, dijatuhi hukuman 6 tahun penjara di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (17/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan hukuman 6 tahun kepada lima pelaku penganiayaan berujung kematian seorang anggota Ormas PP, Syahfila Hasan Affandi.

Kelima terdakwa adalah Irwansyah alias Iwan Bebek, Sutiyono alias Penong, M Suheri Alfaris alias Harri Porter, Dedi Syahputra alias Tamil, dan Putra Riokardo alias Rio.

"Mengadili menyatakan kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal Pasal 170 ayat (2) ke -3 KUHP dengan hukuman penjara selama 6 tahun," tutur Majelis Hakim yang diketuai oleh Irwan Effendi, di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (17/3/2020).

Dalam pertimbangannya, hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan telah menghilangkan nyawa manusia. "Sedangkan hal yang meringankan pelaku mengakui perbuatannya," ungkap Hakim.

Putusan ini lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Medan, Joice V Sinaga dan Artha Sihombing, yakni 4 tahun penjara.

Amatan Tribun, ruangan Cakra Utama terlihat padat. Puluhan personel Sabhara Polrestabes Medan terlihat berjaga mengamankan ruang sidang.

Seusai sidang, para terdakwa langsung diamankan pihak keamanan pengadilan ke ruangan tahanan sementara PN Medan.

Orangtua korban Syahfila Hasan Affandi, Hasan dan Yus Yulianti yang hadir dalam persidangan terlihat berteriak dan menangis di ruang sidang.

Yus Yulianti mengaku bersyukur dengan putusan hakim tersebut. Ia menilai putusan hakim sudah adil.

"Kami dari keluarga sangat bersyukur karena keadilan di negeri ini masih ada. Para pelaku masih dapat dihukum lebih berat, saya berterima kasih kepada Majelis Hakim dan pihak BPPH MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Medan yang telah mengawal kasus ini," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved