Antisipasi Virus Corona, Lapas Tanjung Gusta Medan Lakukan Pembatasan Pengunjung

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Tanjunggusta Medan membatasi pengunjung yang ingin membesuk keluarga yang sedang dibina di Lapas.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
PETUGAS memeriksa suhu tubuh pengunjung yang ingin masuk di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I A Tanjunggusta, Medan, Jumat (13/3/2020). Pemeriksaan suhu tubuh tersebut sebagai langkah antisipasi dan upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Lapas. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Tanjunggusta Medan belum memberlakukan lock down. Namun sebatas membatasi pengunjung yang ingin membesuk keluarga yang sedang dibina di Lapas.

Kalapas Tanjung Gusta melalui Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Lamrata Surbakti mengatakan, saat ini Lapas Tanjung Gusta Medan hanya membatasi keluarga yang hendak berkunjung, sebab menurutnya para warga binaan juga memiliki keluarga.

"Belum, kita belum berlakukan lock down. Kita hanya berlakukan pembatasan saja, para warga binaan inikan juga memiliki anak istri, masa mau jumpa kita halangi," kata Lamrata Surbakti a kepada Tribun Medan melalui telepon, Selasa (17/3/2020).

Lamrata mengatakan, belum ada pembatasan bagi jumlah pengunjung per harinya.

"Lapas belum membatasi jumlah pengunjung perhari, namun hanya saja setiap pengunjung hanya diperbolehkan satu minggu dua kali dalam menjenguk," lanjutnya.

Menurut Lamrata, batas kunjungan dikurangi sejak dua pekan lalu sejak presiden mengedarkan surat antisipasi korona.

Selain itu, setiap pengunjung diharuskan melewati dua tahap pemeriksaan.

Kisah Inspiratif, Lima Warga Binaan Lapas Tanjung Gusta Produksi Tempe untuk Kebutuhan Makan Tahanan

"Jadi sewaktu perintah presiden turun, kita langsung berlakukan hal tersebut," katanya.

"Setiap keluarga, hanya diperbolehkan membesuk satu minggu dua kali, lalu setiap pengunjung harus melewati dua tahap pengecekan," lanjutnya.

Menurutnya, setiap pengunjung yang suhu tubuhnya melebihi 37,5, maka tidak diizinkan masuk untuk menjenguk.

"37,5 itu standar kita untuk mengantisi pasti virus corona, jadi untuk pengunjung yang memiliki suhu badan melebihi 37,5 tersebut, tidak di perkenankan untuk masuk menjenguk. Hal ini kami lakukan sebagai antisipasi agar warga binaan tidak terpapar korona," katanya.(cr2/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved