Breaking News:

Sakit Demam Sepulang dari Malaysia, Satu Orang di Sidikalang Masuk Pantauan Dinkes Terkait Covid-19

Satu orang di Sidikalang masuk dalam pantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi. Ia adalah perempuan 40 tahun yang baru pulang dari Malaysia.

TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Plt Kadis Kesehatan Dairi, Johnny Hutasoit (kiri) dan Sekdakab Dairi, Leonardus Sihotang (kanan), saat ditemui di Sidikalang belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Satu orang di Sidikalang masuk dalam pantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi. Ia adalah perempuan 40 tahun yang baru pulang dari Malaysia.

Sesampai di Sidikalang, perempuan itu mendadak demam dan sakit tenggorokan.

Plt Kadis Kesehatan Dairi, Johnny Hutasoit mengatakan, perempuan itu sudah dibawa ke RSUD Sidikalang.

"Siang tadi, saya sudah ke rumahnya dan berbincang dengan keluarga yang bersangkutan. Kata ibunya, dia pulang dari Malaysia tanggal 11 Maret lalu. Di Malaysia, dia kerja di pabrik," tutur Johnny kepada Tribun-Medan.com, Selasa (17/3/2020) sore.

Johnny mengungkapkan, sebelum Dinkes turun, pihak puskesmas setempat sudah menyambangi perempuan ini, Senin (16/3/2020) kemarin.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, perempuan ini flu, demam, bersuhu tubuh lebih dari 35 derajat Celcius, dan sakit tenggorokan.

Lantaran tidak memenuhi gejala klinis Covid-19, pihak puskesmas lantas memberi obat dan menyarankan perempuan tersebut untuk tidak keluar rumah.

Saat Dinkes turun pada hari berikutnya, demam perempuan tersebut ternyata semakin parah. Suhu tubuhnya 36 derajat Celcius. Jadinya, Dinkes memutuskan membawa perempuan itu ke RSUD Sidikalang.

"Sekarang masih di IGD. Soal apakah si pasien diisolasi setelahnya, saya menunggu petunjuk dokter," ujar pria yang juga Asisten I Pemkab Dairi ini.

Lebih lanjut, Johnny mengatakan, keputusan melarikan perempuan ini ke RSUD didasari oleh riwayat perjalanannya.

"Sebetulnya, untuk Covid-19, demamnya bersuhu 40 derajat Celcius. Jadi, secara gejala klinis, pasien ini tidak seharusnya dicurigai. Yang membuat kita tidak yakin adalah, pertama, demamnya meningkat dalam selang sehari. Kedua, riwayat perjalanannya," beber Johnny.

Ia mengimbau, warga Dairi untuk tidak panik, tetap menjaga kondisi tubuh tetap fit, dan sebisa mungkin menjauhi keramaian. (cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved