Breaking News:

Antisipasi Penyebaran Corona, Pemkab Samosir Imbau Warga Kurangi Perjalanan ke Luar Samosir

Pemerintah Kabupaten Samosir akhirnya menggelar rapat kordinasi di Aula Kantor Bupati Samosir bersama Forkopimda, Selasa (17/3/2020).

TRIBUN MEDAN/ARJUNA
PEMERINTAH Kabupaten Samosir menggelar rapat kordinasi di Aula Kantor Bupati Samosir bersama Forkopimda, Selasa (17/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Samosir akhirnya menggelar rapat kordinasi di Aula Kantor Bupati Samosir bersama Forkopimda, Selasa (17/3/2020).

Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga meyampaikan poin-poin pencegahan penularan virus Corona di Kabupaten Samosir.

"Rapat ini merupakan tidak lanjut Surat Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penaganan virus Corona dan Instruksi Gubsu Nomor 188.54/2/INST/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap virus Corona," ujar Juang Sinaga.

Pada rapat koordinasi tersebut, Juang Sinaga mengusulkan beberapa strategi penyelesaian. Antara lain, pencegahan sebelum datang virus ke Samosir dengan menginformasikan seluas-luasnya tentang virus Corona kepada masyarakat.

Masyarakat juga diimbau menerapkan pola hidup sehat guna meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin c seperti jambu kelutuk. Kepada warga juga diminta agar tidak merokok, menghindari keramaian, kontak badan dengan orang lain, dan mencuci tangan dengan sabun.

Kepada warga Samosir juga diharapkan menghindari keluar rumah, apalagi perjalanan keluar kota.

Untuk pusat pasar tradisional kepada jajarannya dia menyarankan Onan Pasar (pasar tradisiomal) sebelum buka dan tutup agar disemprot desifektan.

Pintu masuk ke Samosir selama 14 hari ke depan wajib diterapkan pengecekan dengan detektor infra red.

Jika ada yang terinfeksi Dinas Kesehatan perlu ada simulasi rutin oleh petugas kesehatan, penyediaan fasilitas ruang isolasi 3.

"Untuk pintu masuk dapat menyaring warga yang keluar masuk dengan detektor infra red. Menanggulangi dengan cepat dan tanggap jika sudah ada yang terinfeksi oleh Dinas Kesehatan sehingga perlu ada simulasi rutin oleh petugas kesehatan, penyediaan fasilitas ruang isolasi membentuk tim pemutus (satuan tugas) mata rantai penyebaran wabah virus corona pada objek-objek vital," ujar Juang Sinaga.

Viral Pengakuan Anies Baswedan Sengaja Batasi Transportasi Massal untuk Beri Efek Kejut bagi Warga

Halaman
1234
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved