Pembunuhan Driver Taksi Online

Pelaku Pembunuh Driver Taksi Online Akui Tusuk Korban 10 Kali di Wajah dan Dada

Tersangka Agung Syahputra Harahap (23), pelaku pembunuhan driver taksi online di Percutseituan, menusuk korban sebanyak 10 kali sebelum mencuri mobil

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Tersangka dihadirkan saat gelar kasus pembunuhan driver Grab, di Mapolrestabes Medan, Rabu (18/3/2020). Petugas kepolisian berhasil menangkap kedua pelaku pembunuhan driver Grab, seorang diantaranya tewas diamuk massa. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Tersangka Agung Syahputra Harahap (23), pelaku pembunuhan driver taksi online di Percutseituan, menusuk korban sebanyak 10 kali sebelum mencuri mobilnya.

Namun, pelaku berkilah bahwa bukan dirinya yang membunuh korban Ramadani Tarigan.

Ia menyebut abangnya, Ardi Syahputra Harahap (25), yang menghabisi nyawa Ramadani Tarigan.

Adapun Ardi Syahputra Harahap sudah tewas diamuk massa di Percutseituan.

"Sudah niat abang saya, saya enggak lebih dari 10 kali menikam pakai pisau. Abang saya yang menghabiskan. Abang saya yang merencanai, saya disuruh ikuti aksi dia. Saya hanya membantu, yang menghabisi abang saya. Saya bantu melumpuhkan korban," cetus pelaku, Rabu (18/3/2020) di konfrensi pers di Polrestabes Medan.

Ia menyebutkan bahwa awalnya tak ada rencana untuk membunuh korban. Rencana semula merampas mobil saja.

"Aksi ini tidak sesuai perintah awal, awalnya hanya mau mengambil mobilnya saja. Abang saya sudah di luar kendali," ungkapnya

Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji mengungkapan, kedua pelaku adalah abang adik.

Seorang pelaku bernama Ardi Syahputra Harahap (25) warga Jalan Hang Tuah Simpang Warno Percut Sei Tuan, Deliserdang tewas dikeroyok massa.

Sedangkan Agung Syahputra Harahap (23) berhasil diamankan pihak kepolisian dan ditangkap.

Irsan mengatakan, kedua pelaku sudah merencanakan aksi tersebut.

Setelah menyiapkan semua yang dibutuhkan, pelaku kemudian memesan taksi online sebagai calon mereka.

"Pelaku kemudian memesan taksi online dari hotel wings menuju Jalan Rahayu yang mana orderan tersebut diterima oleh Ramadhani Tarigan," tutur Irsan, Rabu (18/3/2020) saat menggelar konfrensi pers di Polrestabes Medan.

Lalu sesampai di lokasi yang akan dituju, seorang pelaku berpura-pura membayar ongkos kepada korban.

Saat itulah pelaku lainnya menjerat leher korban dengan menggunakan seutas tali yang sudah disiapkan.

"Selanjutnya tersangka menikam korban di bagian dada dan wajah korban dengan menggunakan obeng dan pisau," sambung Irsan.

Setelah yakin bahwa korban sudah meninggal dunia, pelaku kemudian membuang mayat korban di kawasan Jalan Rahayu Pasar 12 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Oleh kedua pelaku, mobil korban kemudian hendak dibawa menuju Batam," tambah Irsan.

Irsan menyebutkan, saat akan dibawa menuju Batam, istri dari korban yang bernama Novita br Bangun merasa curiga karena suaminya tak kunjung pulang.

Novita makin curiga lantaran HP milik korban juga dalam keadaan mati.

Novita kemudian mencoba melacak keberadaan mobil suaminya, lewat global positioning system (GPS).

"Istri korban menjadi curiga setelah mengecek GPS mobil suaminya dalam keadaan bergerak ke arah Percutseituan," tutur Irsan.

Merasa curiga, Irsan menyebutkan, istri korban pun mengajak adiknya untuk mencari Ramadhani menuju lokasi yang ditunjukkan GPS.

"Istri korban kemudian berpapasan dengan mobil suaminya yang sudah dikendarai orang lain. Kemudian terjadi kejar-kejaran hingga menuju Polsek Percut dan akhirnya keluarga berhasil memepet mobil korban," tambah Irsan.

Lalu istri korban bersama dengan adiknya, meneriaki pelaku dengan perampok.

Sejumlah warga sekitar yang mendengar teriakan itu, langsung turut mengejar pelaku.

Pelaku tak berkutik lagi. Keduanya pun menjadi bulan-bulanan warga.

"Tersangka Ardi tewas diamuk massa. Sedangkan pelaku Agung berhasil diamankan dari amukan warga di seputaran Polsek Percutseituan. Lalu Agung berikut dengan barang bukti berhasil kita amankan untuk diproses hukum," pungkas Irsan.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved