Rutan Kabanjahe Lakukan Tes Urine Mendadak untuk Semua Pegawai

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, menggelar tes urine secara mendadak terhadap seluruh pegawainya, Rabu (18/3/2020).

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
SUASANA tes urine yang dilakukan secara mendadak, di Rutan Kelas II B Kabanjahe, Jalan Bhayangkara, Kabanjahe, Rabu (18/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, menggelar tes urine secara mendadak terhadap seluruh pegawainya, Rabu (18/3/2020).

Para pegawai terdiri dari jajaran petugas pengamanan, pelayanan tahanan, administrasi, dan keuangan.

Kepala Rutan Kelas II B Kabanjahe Enjat Lukmanul Hakim mengungkapkan, pengecekan secara mendadak ini ditujukan untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan Rutan.

Dirinya mengatakan, sesuai dengan kebijakan pimpinannya dari tingkat pusat, mulai kementerian hingga kantor wilayah, yang memberikan arahan jika seluruh jajaran Rutan dan Lapas untuk menerapkan tes urine untuk pencegahan.

"Yang pastinya kita mendukung kebijakan pimpinan hingga wilayah, dan ini merupakan salah satu tindakan konkret kita menerapkan arahan dari pimpinan. Agar petugas kita steril dari penyalahgunaan ini," ujar Enjat, saat ditemui di Rutan Kabanjahe, Jalan Bhayangkara, Kabanjahe.

Enjat menjelaskan, pada pengetesan urine ini pihaknya turut bekerjasama dengan pihak dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo.

Ririn Ekawati Harus Tetap Lakukan 2 Tes Lain Walau Hasil Tes Urine Negatif

Dirinya mengatakan, hal tersebut dikarenakan BNNK dinilai memiliki kapasitas serta alat dan tenaga yang lebih memadai.

"Dalam pengetesan ini, kita juga bekerjasama dengan BNNK. Karena kita nilai, BNNK juga terbuka untuk melakukan pengetesan dan pemberian hasilnya," katanya.

Pria asal Banten itu mengatakan, pada pengetesan ini pihaknya berencana untuk mengecek seluruh pegawainya yang berjumlah 68 orang.

Namun, sampai saat ini dilihat kehadiran dari pegawai sudah sekitar 90 persen lebih.

"Kalau seluruh pegawai kita itu ada 68 orang, namun belum tau yang datang hari ini ada berapa, mungkin dikarenakan cuti atau izin sakit. Tapi kalau kita lihat 90 persen lebih ini yang datang. Karena mendadak, tidak mungkin ada yang menghindar," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved