Keracunan Bakso Bakar
32 Orang Keracunan Gara-gara Jajan Bakso Bakar, Begini Penjelasan Puskesmas Hamparan Perak
Keracunan makanan dari jajanan bakso bakar membuat 32 warga Kecamatan Hamparan Perak, terpaksa dirujuk ke Puskesmas setempat.
32 Orang Keracunan Gara-gara Jajan Bakso Bakar, Begini Penjelasan Puskesmas Hamparan Perak
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Keracunan makanan dari jajanan bakso bakar membuat 32 warga Kecamatan Hamparan Perak, terpaksa dirujuk ke Puskesmas setempat.
Keracunan dari jajan tersebut terjadi pada Rabu (18/3/2020) sore, di mana sebagian korban dirujuk pada malam harinya
Camat Hamparan Perak, Amos Karo-karo mengatakan, bahwa korban mayoritas adalah anak-anak.
"Ia benar, kejadiannya tadi malam. Ada warga Desa Klambir Lima Kebun dan Klumpang Kebun yang keracunan," kata Amos, Kamis (19/3/2020).
Disebutkan Amos, untuk jumlah korban mencapai 32 orang.
"Mereka diduga keracunan setelah menyantap jajanan bakso bakar," ungkapnya.
Saat ditanya kondisi terkini para korban, Amos menuturkan hingga kini kondisi mereka sudah membaik.
"Sudah membaik dan masih di Puskesmas Hamparan Perak untuk penyembuhan," jelasnya.
Terpisah, Koordinator Penanggung Jawab rawat Inap, Puskesmas Hamparan Perak, Else Hutagalung yang ditemui Tribun Medan mengatakan bahwa gejala awal para korban yakni muntah-muntah.
"Kalau kondisi awal datang, mereka muntah-muntah, diare dan lemas," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di Puskesmas Hamparan Perak.
Lanjut Else Hutagalung, pihaknya langsung memberikan penanganan dan infus.
"Penangananya kita observasi, diberi infus dan diberikan obat makan. Untuk kondisi sebenarnya tidak ada yang terlalu buruk ya, makanya siang tadi sudah pulang semuanya," katanya.
Lanjut wanita yang yang menggunakan kemeja hijau ini, semua sudah kembali ke rumah pukul 11.30 WIB dengan kondisi sudah baik semua, tidak ada lagi keluhan.
"Yang kita rawat di sini ada 26 orang dan yang di klinik swasta ada tujuh. Semuanya juga sudah pulang, lantaran sudah sehat," jelasnya.
(mft/tribun-medan.com)