Breaking News:

Kadis Kesehatan Tegaskan Warga Tidak Perlu Borong Obat-Obatan di Sumut

Dinas Kesehatan Provinsi Sumut meminta agar masyarakat tidak memborong obat-obatan dan persediaan pangan yang berlebihan

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/VICTORY
DINAS Kesehatan Provinsi Sumut meminta agar masyarakat tidak memborong obat-obatan dan persediaan pangan yang berlebihan di tengah kondisi merebaknya Corona. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Dinas Kesehatan Provinsi Sumut meminta agar masyarakat tidak memborong obat-obatan dan persediaan pangan yang berlebihan di tengah kondisi merebaknya pendemi COVID19.

Kadis Kesehatan Provinsi Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan menyebutkan bahwa memborong obat-obatan akan menjadi masalah tersendiri.

"Kami berharap kita tidak usah memborong obat karena itu akan menjadi masalah tersendiri nantinya," tegasnya saat konferensi pers di Kantor Gubsu, Medan, Sabtu (21/3/2020).

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu alat rapid test guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Dengan rapid test yang akan ada kita harapkan kita bisa memutus rantai penularan secara efektif dengan demikian Insya Allah kita bisa menekan kenaikan ini sampai dengan dua minggu yang akan datang. Diharapkan dua minggu yang akan datang ini akan menurun dengan efektivitas," tegasnya.

Sebelumnya, Alwi membeberkan bahwa tim medis sedang menyiapkan 1.000 unit Rapid Test, sehingga status ODP secara dini bisa diketahui positif atau negatifnya dengan cepat.

Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Sumatera Utara kembali bertambah menjadi 48 pasien yang tersebar di 18 rumah sakit di lima kabupaten dan kota.

Data ini bertambah 12 pasien dari hari sebelumnya, Jumat (20/3/2020) yaitu sebanyak 36 pasien PDP di 12 rumah sakit di seluruh Sumut.

Kepala Pelaksana Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumut, Riadil Akhir Lubis menyebutkan bahwa data tersebut hingga pukul 17.00 WIB.

"Pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini sedang dirawat di 18 Rumah Sakit kabupaten dan kota data menunjukkan hingga jam 5 sore ini ada 48 pasien dalam pengawasan berada di 18 Rumah Sakit tepatnya di lima kabupaten dan kota," tuturnya saat dikonfirmasi, Sabtu (21/3/2020).

Pulang Kunker dari Manado, Anggota DPRD Sumut Ngaku Alami Demam dan Lakukan Pengecekan ke Adam Malik

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved