Wisatawan Ramai-ramai Batalkan Pesanan Hotel di Berastagi, Parapat Sepi

Bisnis perhotelan di Berastagi sebulan belakangan ini mengalami penurunan drastis. Banyak wisatawan batalkan pesanan kamar hotel

Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Suasana Hotel Internasional Sibayak Berastagi terlihat sepi, Kamis (19/3/2020). Menurut informasi dari berbagai pihak hotel, akibat dampak penyebaran virus corona, ribuan pemesanan kamar hotel menjadi batal dan sebagian dialihkan tanggalnya. 

BERASTAGI,TRIBUN-Merebaknya wabah virus Corona/Covid-19 turut berdampak pada bisnis perhotelan di Kota Berastagi, Kabupaten Tanahkaro.

Sudah sebulan belakangan ini, kunjungan di berbagai hotel menurun drastis.

Sebut saja Hotel Internasional Sibayak, dan Hotel Sinabung Hills Berastagi.

Menurut General Manager (GM) Hotel Internasional Sibayak, Dedi Nelson, sejak wabah corona merebak, wisatawan ramai-ramai membatalkan pesanan hotel.

Sesuai data yang mereka miliki, hingga akhir Maret 2020, jumlah pemesanan kamar yang dibatalkan atau diundur mencapai 1.000 kamar.

COVID-19 Pukulan Telak Pariwisata Sumut, Tamu Hotel Turun Drastis, Asita: Nyawa vs Ekonomi

"Berdasarkan catatan kami, jumlah tamu itu turun hampir 75 persen.

Semua group bookingan dilakukan posphone. Jumlah bookingannya mencapai 1.000 kamar," ujar Dedi, kemarin (19/3/2020).

Ia mengatakan, dari seluruh pemesanan kamar yang diubah jadwal pemesanannya, para pemesanan berjanji untuk kembali jika nantinya virus corona sudah mereda.

Dirinya menyebutkan, bagi para tamu yang nantinya datang secara langsung, maka pihak hotel akan memberikan potongan harga khusus.

"Kalau diskon, pasti. Untuk manajemen sendiri, kami juga memberikan dispensasi bagi para pegawai yang ingin mengajukan cuti, mengingat tamu juga sepi kan," katanya.

Ditolak Warga Karena Takut Virus Corona, Seorang Wanita Terpaksa Sewa Hotel Untuk Isolasi Diri

Halaman
1234
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved