Objek Wisata di Tanah Karo Ditutup Sementara, Pelaku Wisata Mendukug Pemkab Karo

Kabupaten Karo memiliki banyak objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

TRI BUN MEDAN/M Nasrul
Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, melakukan rapat dengan pelaku objek wisata di Kantor Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karo, Jalan Selamat Ketaren, Senin (23/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Melihat semakin merebaknya penyebaran virus corona (Covid-19), pemerintah pusat telah menginstruksikan kepada masyarakat untuk menghindari titik-titik pusat keramaian.

Seperti diketahui, salah satu cara untuk memutus penyebaran virus jenis baru ini, adalah dengan cara mengurangi kontak langsung.

Untuk itu, Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, mengambil kesepakatan dengan pelaku pariwisata untuk menghentikan sementara aktivitas di objek-objek wisata.

Setelah Dokter UM, Pasien Covid-19 Meninggal di Sumut Bertambah Lagi, Dinkes Medan Cek RS Siloam

Seperti diketahui, Kabupaten Karo memiliki banyak objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Menurut keterangan dari Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo Martin Sitepu, kesepakatan ini diambil untuk menghindari masuknya penyebaran virus corona ke Kabupaten Karo.

Pemkab Deliserdang Siapkan Rp 46,5 M terkait Corona, Dokter dan Tenaga Medis Dapat Insentif

"Kita tetap berupaya menghindari masuknya virus corona ke Kabupaten Karo. Salah satu langkah yang kita lakukan barusan ini, karena di Kabupaten Karo sering dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara. Kami dari pemerintah untuk merencanakan penghentian sementara aktivitas di lokasi wisata, tapi memang sebelum kita ambil keputusan kita juga berdiskusi dengan pelaku wisata," ujar Martin saat ditemui di Kantor Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe, Senin (23/3/2020).

Amatan www.tri bun-medan.com, pada sosialisasi dan rapat ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari pelaku seluruh objek wisata di Kabupaten Karo.

Mulai dari objek wisata Air Terjun Sipiso-piso, Bukit Gundaling, Taman Mejuah-Juah, dan lainnya.

Martin menjelaskan, setelah rapat ini nantinya pihaknya akan langsung membuat surat edaran imbauan tentang penutupan sementara objek wisata.

Dirinya menyebutkan, untuk waktu penutupan aktivis di objek-objek wisata pihaknya berencana menyesuaikan dengan keputusan Bupati Karo mengenai ketetapan siaga darurat sampai tanggal 31 Maret mendatang.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved