Breaking News:

Pemko Medan Minta Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah, Ada Sanksi Tegas Kalau Tak Patuh

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, meminta kepada seluruh warga Kota Medan untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
PLT Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kiri) bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan membagikan masker gratis kepada para pengendara sepeda motor di Jalan Balaikota, Medan, Senin (23/3/2020). Pembagian 10.000 masker tersebut merupakan salah satu upaya Pemko Medan untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Jumlah warga yang meninggal di Medan karena Covid 19 bertambah satu orang lagi.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, meminta kepada seluruh warga Kota Medan untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Dikatakannya, sanksi tegas dipersiapkan bagi warga yang tidak mengindahkan imbauan ini.

Imbauan ini disampaikan Akhyar usai menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Covid 19 yang dipimpin langsung Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara Jl. Sudirman, Medan, Senin (23/3/2020).

"Tadi saya rapat bersama Bapak Gubernur bersama unsur Forkopimda Sumatera Utara dan Kota Medan serta pihak rumah sakit. Di dalam rapat tersebut diputuskan untuk mengimbau bagi seluruh warga untuk tidak meninggalkan rumah atau melakukan aktivitas luar rumah jika tidak ada yang mendesak. Ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam memutus rantai penyebaran wabah virus Corona," kata Akhyar.

Akhyar selaku Komandan Gugus Tugas Penanganan Siaga Darurat Covid-19 juga menegaskan, pihaknya juga akan melakukan pemantauan terhadap tempat-tempat yang berpotensi warga berkerumun, tim juga akan memberikan sanksi jika masih ada masyarakat yang membandel.

"Kita akan semakin memperketat pengawasan terhadap lalu lintas warga yang berada di kerumunan. Saya berharap seluruh warga Medan dapat mematuhi dan menghindari keramaian," katanya.

Akhyar juga tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan tingkatkan imunitas tubuh.

Dengan menjaga imunitas, tentu tubuh dapat menangkal virus yang masuk.

"Saya juga selalu mengingatkan untuk tetap menjaga imunitas tubuh. Virus Corona sendiri dapat ditangkal dengan imun tubuh yang baik. Untuk itu saya tetap imbau masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang memiliki gizi dan berimbang," ungkapnya.

Dinas Ketahanan Pangan Bagikan Hand Sanitizer ke Sejumlah Rumah Ibadah

Selain mengonsumsi makanan yang bergizi dan berimbang, Akhyar juga mengingatkan untuk tetap melakukan social distancing, menjaga jarak aman itu sangat penting karena penyebaran akan cepat jika jarak antara manusia dekat maka akan lebih beresiko tertular, penyebaran virus Corona dapat melalui droplet dan menempel pada permukaan seperti telapak tangan, logam dan lain sebagainya.

"Selalu mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer, menggunakan masker terutama bagi yang sedang menderita sakit dan tetap dirumah," sambung Akhyar.

Terkait dengan percepatan penanganan Covid 19, Akhyar juga memaparkan Pemko Medan juga telah melakukan berbagai upaya diantaranya melakukan pengecekan ketersediaan hand sanitizer dan wastafel serta sabun pencuci tangan terutama ada area publik.

Kemudian memantau jarak tempat duduk pada ruang tunggu guna meminimalisir penularan virus Corona, serta melakukan penyemprotan disinfektan pada setiap areal publik yang ada di Kota Medan termasuk di kelurahan dan kecamatan.

"Saya bersama jajaran Pemko Medan terus meninjau penerapan langkah-langkah preventif khususnya pada area publik. Seperti di stasiun kereta api dan seluruh kantor dinas-dinas pelayanan termasuk pasar-pasar," katanya.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved