UGM BERDUKA - Guru Besar UGM yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Guru Besar Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinyatakan positif virus Corona meninggal dunia di RSUP Sardjito.

UGM BERDUKA - Guru Besar UGM yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) di dalam Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan telah menerima sepuluh pasien rujukan dalam pengawasan terkait virus corona yang dirawat di ruang isolasi di gedung Pinere. 

Guru Besar Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinyatakan positif virus Corona meninggal dunia di RSUP Sardjito, Yogyakarta, Selasa (24/3/2020) pukul 00.40 WIB.

TRIBUN-MEDAN.com – Guru Besar Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinyatakan positif virus Corona meninggal dunia di RSUP Sardjito, Yogyakarta, Selasa (24/3/2020) pukul 00.40 WIB.

Dilansir Kompas.com, Profesor berinisial ID meninggal dunia dalam usia 58 tahun pada Selasa (24/3/2020) pukul 00.04 WIB di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Banu Hermawan menyampaikan, jenazah Guru Besar UGM itu diberangkatkan ke pemakaman pada Selasa pagi.

"Rencananya jam 7 diberangkatkan dari Kamar Forensik RS Sardjito," kata Banu saat dikonfirmasi.

Kabar duka ini juga disampaikan Kabag Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani. Rencananya, jenazah ID dimakamkan di Pemakaman Sawit Sari UGM.

"UGM berduka atas kepergian guru besar kami, sahabat kami, teman, dan kolega yang sangat baik dan memiliki kontribusi yang luar biasa bagi UGM," sebut Iva.

"Kami memohonkan maaf jika selama berhubungan dengan beliau ada hal-hal yang membuat kurang berkenan. Mohon doa dari tempat masing-masing untuk almarhum, mohon doa juga untuk keluarganya agar diberikan kesabaran dan ketabahan," sambung Iva.

Guru Besar UGM ini sempat menjalani perawatan karena terinfeksi virus corona sejak pekan lalu. ID diisolasi di ICU RSUP Dr Sardjito karena memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Menurut Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM Paripurna Poerwoko Sugarda, belum ada informasi dari mana ID tertular virus corona.

Halaman
12
Editor: jefrisusetio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved