Breaking News:

Hanya Gara-gara Mata, 4 Pria Keroyok Remaja hingga Babak Belur dan Masuk Rumah Sakit

Gara-gara Mata, 4 Pria Keroyok Remaja hingga Babak Belur dan Masuk Rumah Sakit

TRIBUN MEDAN / ist
Empat tersangka pengeroyokan ditahan di Mapolres Toba 

Laporan Wartawan Tri bun Medan, Arjuna Bakkara

TRI BUN-MEDAN.COM, TOBA - Hanya gara-gara mata, seorang remaja dikeroyok hingga babak belur oleh empat orang pemuda.

Remaja berinisial MS itu, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Keempat pelaku pengeroyokan tersebut kini telah ditangkap dan ditahan di Mako Polres Toba, Porsea, Kabupaten Toba, Senin (23/3/2020).

Kasat Reskrim Polres Toba, Nelson mengatakan, keempat pemuda itu ditahan karena menganiaya korbannya secara bersama-sama.

"Keempat tersangka melakukan pengeroyokan terhadap satu orang korban," terang Nelson.

Ia menambahkan, kasus pengeroyokan itu dilaporkan oleh Veronika Fatmawati Manik (40), ibu kandung korban, warga Jalan Aek Namanis, Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, pada 21 Maret 2020.

Veronika dalam pengaduannya mengungkapkan, anaknya dianiaya pada Jumat (20/3/2020) tengah malam sekira pukul 23.30 WIB.

Saat itu, Veronika mendapat kabar dari YH (saksi) bahwa MS telah dipukuli sekelompok orang hingga masuk rumah sakit.

Veronika yang kaget mendapat kabar tersebut, bergegas ke RSUD Porsea.

Di rumah sakit, Veronika syok melihat putranya telah terbaring dalam keadaan babak belur sembari menjalani perawatan.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved