Bola Lokal

Manajemen PSMS Surati PSSI Terkait Gaji dan Kontrak Pemain Selama Libur Kompetisi Liga 2

Baik pelatih dan pemain dipulangkan ke rumahnya masing-masing sampai menunggu arahan dari PSSI.

TRI BUN MEDAN/Ilham Fazhir Harahap
Sekum PSMS Medan, Julius Raja 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kompetisi Liga 1 maupun Liga 2 sudah diputuskan dihentikan sementara waktu akibat mewabahnya Virus Corona yang masuk ke Wilayah Indonesia.

PSSI memilih semua kegiatan dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Klub-klub Liga 1 maupun Liga 2 sudah menerima surat dari PSSI terkait hal itu termasuk PSMS Medan. Dalam hal ini, tim PSMS pun juga mengambil sikap untuk meliburkan pemain.

Baik pelatih dan pemain dipulangkan ke rumahnya masing-masing sampai menunggu arahan dari PSSI.

Dalam hal ini, Manajemen PSMS juga menyurati PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait gaji dan kontrak pemain.

Mereka meminta petunjuk selama kompetisi dihentikan bagaimana pembayaran gaji pemain selama libur.

"Kami setuju dengan sikap PSSI dengan situasi seperti ini. Tapi kami menunggu arahan dan petunjuk dari LIB, seberapa besar gaji yang akan diberikan kepada pemain. Apakah dibayar semua atau tidak, jangan sampai nanti klub dituntut," ujar Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja, Rabu (25/3/2020).  

Sebelum pemain dipulangkan, Manajemen PSMS memberikan gaji kepada Legimin Rahardjo dkk.

Bahkan pemain yang berasal dari luar Medan juga tiketnya pulangnya sudah dibelikan oleh manajemen.

Namun dalam hal ini, mereka juga peduli terhadap pemainnya yang diliburkan.  

Sebab, selama libur kemungkinan gaji pemain tidak dibayar penuh.

Sedangkan pemain memiliki keluarga yang harus dinafkahi.

"Mengingat ini kategori force meuyer dan kejadian yang tak terduga, nyawa manusia lebih penting harus diselamatkan. Juga kita harus perhatikan kehidupan pemain dan keluarganya. Bagaimanapun, dapur pemain kan harus berasap, ada tanggungan keluarga. Sekali lagi harus dipikirkan secara seksama untung ruginya klub," tambahnya.

Lanjut Julius, ia mengatakan kompetisi Liga 2 kemungkinan akan dilanjutkan setelah Hari Raya Idul Fitri atau sekitar Bulan Juni.

Kemudian, untuk hasil pertandingan perdana Liga 2 tidak ada mengalami perubahan.

"Ntar kalau sudah tenang dan sudah ada kabar baik dari PSSI dan LIB, tentu liga akan dilaksanakan kembali. Untuk hasil pertandingan tetap, hanya jadwal saja mungkin alami perubahan. Dan mungkin Juni sudah bisa lanjut lagi habis Lebaran," pungkasnya.

(lam/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved