Breaking News:

Antisipasi Covid-19, Desa Belang Malum di Dairi Sediakan Wastafel Cuci Tangan di Acara Martuppol

Pemerintah Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi memfasilitasi tempat pencuci dan sabun cair untuk pembersih tangan kepada warga

TRIBUN MEDAN/DOHU
WARGA Desa Belang Malum, Kabupaten Dairi, mencuci tangan menggunakan sabun cuci piring di wastafel darurat, yang ditempatkan pemerintah desa setempat di lokasi hajatan warga. Tindakan itu dilakukan pemerintah desa setempat lantaran satu warganya menjadi PDP Covid-19. 

TRI BUN-MEDAN.com, DAIRI - Pemerintah Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi memfasilitasi tempat pencuci dan sabun cair untuk pembersih tangan kepada warga yang sedang melaksanakan hajatan martumpol (bagian dari pesta pernikahan adat Batak)..

Tempat pencuci tangan berupa ember besar yang dimodifikasi dengan menambahkan kran air itu diserahkan langsung olehnya Kepala Desa Belang Malum, Sehat Hutauruk.

Kepada wartawan, Sehat Hutauruk mengatakan, fasilitas peralatan tempat pencuci beserta sabun cair untuk pembersih tangan bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) yang merebak saat ini.

"Fasilitas itu kami berikan kepada keluarga, J Angkat di Dusun I Lae Malum yang pada hari itu sedang melaksanakan hajatan martuppol untuk acara pesta pernikahan," kata Sehat kepada wartawan, Rabu (25/3/2020).

Lebih lanjut Sehat menyampaikan, sesuai hasil rapat bersama Dinas Kesehatan, Camat Sidikalang dan Kepala Desa/Lurah Kecamatan Sidikalang tanggal 20 Maret 2020 lalu, terkait antisipasi wabah Virus Corona maka setiap desa/lurah agar mengimbau warganya untuk: mengurangi aktivitas di luar rumah, menghindari aktivitas keramaian (arisan, pertemuan, dan pesta), menjaga jarak sedikitnya 1 meter dari orang lain (sosial distancing), mengurangi kontak flsik (salaman) dengan orang lain., tetap di rumah selama 14 hari kedepan, rajin mencuci tangan dengan sabun dan memakan makanan bergizi, mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran, menjaga kebersihan lingkungan serta menjaga kesehatan lingkungan, apabila ada warga yang mengalami flu, batuk atau suhu badan diatas normal, agar segera memeriksakan ke Puskesmas terdekat dan warga yang keluar masuk wajib lapor kepada Kepala Dusun masing-masing.

"Untuk melindungi warga, kami juga berinisiatif menyediakan dan memberikan fasilitas tempat pencuci tangan kepada warga, baik itu di Kantor Kepala Desa maupun ditempat hajatan seperti yang kami lakukan sekarang ini," katanya. 

Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Ketua DPRD Sumut: Upaya Penanggulangan Dini Sudah Dilakukan

Sehat juga menyampaikan, keterangan dari keluarga yang melaksanakan hajatan, bahwa acara martuppol tetap dilaksanakan dengan membatasi tamu dan hanya keluarga inti kedua belah pihak saja yang hadir.

"Mengenai pesta pernikahan akan dibatalkan dari hari dan tanggal yang telah ditetapkan. Kemungkinan akan dijadwalkan ulang melihat situasi dan kondisi kedepan," terang sehat.

Ditambahkan Sehat, dalam mencegah penyebaran Virus Corona Desa Belang Malum mempunyai motto, "Mencegah lebih baik dari pada mengobati" Indonesia sehat tanpa Corona. (cr16/tri bun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved