ASEAN Para Games Filipina Ditunda, Pelatnas Dibubarkan, Atlet Sumut Dipulangkan

Perhelatan akbar ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina turut terkena imbas mewabahnya virus corona.

Tribun-Medan.com/Chandra Simarmata
Para atlet NPC Sumut yang mengikuti pelatnas persiapan Asean Para Games 2020 berfoto bersama pihak Dispora Sumut di kantor NPC Sumut, Jalan GM Panggabean, Medan, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perhelatan akbar ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina turut terkena imbas mewabahnya virus corona. Pesta Olahraga terbesar antar atlet difabel se-Asia Tenggara yang semula bakal digelar 20-28 Maret ini terpaksa diundur menjadi tanggal 3-9 Oktober mendatang.

Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan, mewabahnya virus corona tersebut juga turut berimbas pada Program Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) para atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk persiapan Asean Para Games (APG) Filipina 2020.

Jalannya program pelatnas yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, sejak bulan Mei 2019 lalu itu terpaksa dihentikan untuk sementara waktu.

"ASEAN Para Games Ditunda hingga Oktober, sedangkan Olimpiade di Jepang juga diundur jadi tahun 2021," ujarnya, Kamis (26/3/2020).

Alan mengatakan, atas kondisi itu, Pemerintah melalui Kemenpora juga telah mengintruksikan kepada NPCI pusat untuk memulangkan para atlet ke daerahnya masing-masing.

NPC Indonesia Pusat pun memulangkan 269 atlet pelatnas termasuk 24 diantaranya yang merupakan atlet asal Sumatra Utara (Sumut). Para atlet NPC Sumut pun sudah tiba di Medan sejak Rabu kemarin.

Pemulangan atlet Pelatnas APG tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona desease (Covid-19) dan agar para atlet tidak sampai terjangkiti virus tersebut.

"Semua udah turun (pulang) 24 atlet yang dijemput kemarin. Perintah Kemenpora agar diliburkan dulu dan dirumahkan semua atlet. Hari ini sudah dipulangkan semua atlet di Solo yang ikut pelatnas. Karena sudah perintah dari Kemenpora," terangnya.

Alan menilai, langkah pembubaran pelatnas untuk sementara waktu merupakan keputusan yang tepat. Selain melihat kondisi saat ini yang tengah siaga wabah virus corona, dengan berlatih di rumah para atlet akan bisa terhindar dari paparan virus tersebut.

"Jadi untuk sementara para atlet berlatih di rumah masing–masing. Saya juga instruksikan jaga kondisi fisik dan kebugaran selama latihan di rumah,” pungkas peraih dua medali emas Asean Para Games 2017 di Malaysia ini.

(Can/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved