Atlet PON Berlatih di Rumah Akibat Wabah Corona, Ini Instruksi KONI Sumut pada Pelatih

Meski latihan dilakukan di rumah masing – masing, diharapkan seluruh pelatih tetap bisa mengontrol para atletnya.

Atlet PON Berlatih di Rumah Akibat Wabah Corona, Ini Instruksi KONI Sumut pada Pelatih
Tri bun Medan / Chandra Simarmata
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis. 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Utara untuk sementara waktu menginstruksikan para atlet pelatda PON Sumut mulai hari Rabu (25/3/2020) untuk menjalani program latihan di rumah masing-masing.

Para atlet juga diinstruksikan agar menghindari tempat-tempat latihan umum dan sentra-sentra pelatihan olahraga yang terdapat berkumpulnya orang di keramaian.

Hal ini dilakukan agar para atlet tidak terjangkit covid-19 serta sebagai langkah antisipasi untuk mencegah meluasnya wabah virus Corona yang tengah merebak saat ini.

"Maka sekarang mereka kita kembalikan untuk berlatih di rumah masing – masing dengan pengawasan diri masing – masing. Latihan di rumah sementara ini berlaku mulai 25 Maret hingga 9 April," kata Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis, Rabu (25/3/2020) sore.

Sebelum virus corona berstatus pandemi, pelatda PON Sumut memang masih dilakukan di masing – masing sentra Pengprov cabor.

Namun, setelah melihat beberapa hari perkembangan virus corona sudah masuk dalam status siaga darurat di wilayah Sumut, putusan tersebut harus diambil demi kesehatan atlet dan pelatih.

Apalagi, sejumlah KONI Provinsi juga telah menarik atletnya untuk latihan ke rumah masing – masing.

“Kita kemarin itu melihat perkembangan virus itu belum terlalu besar ya. Tetapi begitu pemerintah siaga terhadap permasalahan ini, dan saya sudah berkoordinasi dengan pihak – pihak lain khususnya dengan Satgas, Kadispora dan pemerintah provinsi serta KONI Pusat adanya imbauan dari Kemenpora dan terakhir himbauan dari KONI Pusat. Saya juga melihat atlet DKI dan Bali dipulangkan,” jelasnya.

Lebih lanjut kata John, walaupun atlet secara leluasa bisa latihan di rumah, namun bukan berarti mereka tidak serius berlatih.

Meski latihan dilakukan di rumah masing – masing, diharapkan seluruh pelatih tetap bisa mengontrol para atletnya.

KONI pun telah mengimbau seluruh pelatih untuk tetap mengontrol atlet agar tidak mengabaikan imbauan ini.
Kontrol tersebut bisa dilakukan via daring (online) maupun lewat telepon.

"Melalui pelatih diharapkan bisa mengontrol baik melalui Daring maupun telepon. Para pelatih agar membuat program latihan mandiri bagi atlet dan tetap memonitor latihan dengan mengirimkan video saat atlet berlatih," tutupnya.

(Can/Tri bun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved