KONI Sumut akhirnya Pulangkan Atlet, Pelatda Dipindah ke Rumah
Kebijakan ini dikeluarkan tak lama setelah KONI Sumut menyatakan Pelatda perlu dilanjutkan untuk menjaga performa atlet tetap pada posisi puncak.
TRIBUN-MEDAN.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut akhirnya meminta atlet peserta pemusatan pelatihan daerah (Pelatda) persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua untuk berlatih di tempat privat.
Kebijakan ini dikeluarkan tak lama setelah KONI Sumut menyatakan Pelatda perlu dilanjutkan untuk menjaga performa atlet tetap pada posisi puncak.
KONI Sumut menggelar Pelatda untuk 28 cabang olahraga dengan jumlah atlet sebanyak 182 orang.
Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis mengatakan, pihaknya mengikuti maklumat pemerintah tentang penerapan social distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Maklumat itu dikeluarkan pada tanggal 19 Maret 2020 dengan nomor Mak/2/lll/2020.Salah satu implementasi maklumat adalah melarang masyarakat melakukan aktivitas dan berkumpul di tempat keramaian, termasuk kegiatan olahraga.
"Menyikapi kondisi penyebaran Covid-19 ini, kita harus waspada. Untuk menjalankan sikap waspada itu, maka diputuskan mulai hari ini, Rabu (25/3/2020) program pelatda berjalan persiapan PON 2020 Papua kita pindahkan ke rumah masing-masing latihannya," ujarnya.
Lubis mengatakan, Pelatda telah digelar sejak Februari lalu di sentra-sentra pelatihan cabang olahraga (cabor).
Sebelumnya, KONI Sumut telah mengimbau seluruh KONI kabupaten/kota dan Pengprov cabang olahraga untuk menunda semua acara olahraga untuk sementara waktu.
"Ini saya rasa keputusan yang paling sulit dalam rangka mempersiapkan atlet-atlet. Tapi ini harus kita jalankan," tutupnya. (can)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/atlet-wushu-sanda-latihan-2.jpg)