Presiden Jokowi Beri Kelonggaran bagi Pekerja Informal, Cicilan Kredit Ditangguhkan 1 Tahun

Adapun kelonggaran sampai 1 tahun mengacu pada jangka waktu restrukturisasi yang diatur dalam POJK Stimulus.

Presiden Jokowi Beri Kelonggaran bagi Pekerja Informal, Cicilan Kredit Ditangguhkan 1 Tahun
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers di veranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 3 Maret 2020. #Presiden Jokowi Beri Kelonggaran bagi Pekerja Informal, Cicilan Kredit Ditangguhkan 1 Tahun. (Sekretariat Presiden) 

Presiden Jokowi Beri Kelonggaran bagi Pekerja Informal, Cicilan Kredit Ditangguhkan 1 Tahun

Bisa 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, sampai maksimal 1 tahun.

Relaksasi kredit (kelonggaran angsuran) sampai 1 tahun ini pun diberikan kepada debitur yang diprioritaskan, seperti debitur yang memiliki itikad baik.

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan kelonggaran untuk pekerja informal, seperti tukang ojek, sopir taksi, serta nelayan dalam pembayaran cicilan kredit kendaraan.

Pekerja informal tersebut bisa diberikan kelonggaran angsuran (relaksasi kredit) selama maksimal 1 tahun.

Adapun kelonggaran sampai 1 tahun mengacu pada jangka waktu restrukturisasi yang diatur dalam POJK Stimulus.

Namun, pemberian jangka waktu bisa bervariasi, akan sesuai dengan kesepakatan bank.

Bisa 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, sampai maksimal 1 tahun.

Relaksasi kredit (kelonggaran angsuran) sampai 1 tahun ini pun diberikan kepada debitur yang diprioritaskan, seperti debitur yang memiliki itikad baik.

"Intinya kebijakan jangka waktu penundaan yang diberikan sangat erat kaitannya dengan dampak Covid 19 terhadap debitur, termasuk masa pemulihan usaha dan kemajuan penanganan hingga penurunan wabah Virus Corona," ujar OJK dalam keterangannya, Kamis (26/3/2020).

Halaman
123
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved