Ramzan Kadyrov: Siapapun yang Tidak Taat Aturan dan Imbauan Karantina Virus Corona akan Dibunuh

Pernyataan keras ini dilontarkan Kadyrov setelah negara bagian Rusia yang didominasi muslim itu

Ramzan Kadyrov: Siapapun yang Tidak Taat Aturan dan Imbauan Karantina Virus Corona akan Dibunuh
Twitter via Al Jazeera
Potongan gambar dari sebuah video yang beredar di Weibo, China, memperlihatkan mayat yang diduga korban corona virus tergeletak di selasar rumah sakit di Wuhan. 

Langgar Aturan Karantina dan Tularkan Virus Corona pada Orang Lain, Pemimpin Chechnya Minta Pelaku Dibunuh

"Orang yang terinfeksi tidak hanya sakit tapi juga mampu menulari keluarganya, saudara perempuan dan lelakinya, juga tetangganya," demikian ucap Kadyrov.

SELAMA ini hanya Korea Utara yang menerapkan hukuman tembak mati pada orang terinfeksi virus corona yang kabur dari karantina.

Namun Selasa (24/03/2020) pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov melontarkan pernyataan serupa.

Kadyrov menegaskan bahwa siapa pun yang tidak taat aturan akan dibunuh.

Pernyataan keras ini dilontarkan Kadyrov setelah negara bagian Rusia yang didominasi muslim itu mengkonfirmasi tiga kasus infeksi virus corona pertamanya.

Kasusnya berasal dari seorang warga Chechnya yang kembali dari perjalanan ibadah umrah di Mekah dan tidak mematuhi peraturan karantina. 

Kepala Negara Chechnya, Ramzan Kadyrov (tengah), menyapa pendukung Timnas Mesir beserta penyerang sekaligus bintangnya, Mohamed Salah, di Akhmat Arena Grozny, 10 Juni lalu.(AFP/KARIM JAAFAR)
Kepala Negara Chechnya, Ramzan Kadyrov (tengah), menyapa pendukung Timnas Mesir beserta penyerang sekaligus bintangnya, Mohamed Salah, di Akhmat Arena Grozny, 10 Juni lalu.(AFP/KARIM JAAFAR)

Misteri Kecilnya Kasus Covid-19 Rusia hingga Muncul Hoaks Putin Lepaskan 800 Singa ke Kota

Melansir kompas.com yang mengutip kantor berita regional Kaukasus, Knot News, Kadyrov menegaskan bahwa siapa pun yang tidak taat aturan dan imbauan (karantina) akan dibunuh.

Orang yang terinfeksi tidak hanya sakit tapi juga mampu menulari keluarganya, saudara perempuan dan lelakinya, juga tetangganya, demikian ucap Kadyrov.

Kadyrov juga menambahkan bahwa orang yang menyebarkan informasi palsu tentang virus corona harus dihukum dengan layanan masyarakat.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved