Ahli Matematika Terapan Serukan Lockdown dan Physical Distancing Harus Dilakukan Indonesia

Jumlah terinfeksi virus corona di Indonesia hingga kini telah mencapai angka 1046 orang, dengan jumlah kasus meninggal 87 jiwa.

Warta Kota/ Henry Lopulalan
Mudik Lebaran. (Warta Kota/ Henry Lopulalan) 

Ahli Matematika Terapan Serukan Lockdown dan Physical Distancing Harus Dilakukan Indonesia

Hadi Susanto, Ahli matematika terapan sebut 130 juta penduduk Indonesia bisa terinfeksi virus corona sebelum Idul Fitri / Lebaran jika tak lakukan himbauan physical distancing & pemerintah tak terapkan lockdown.

Jumlah terinfeksi virus corona di Indonesia hingga kini telah mencapai angka 1046 orang, dengan jumlah kasus meninggal 87 jiwa.

TRI BUN-MEDAN.com - Beredar wacana mudik Lebaran 2020 kemungkinan dilarang demi mencegah penularan wabah virus corona atau Covid-19, benarkah? 

Terlepas dari itu, ada risiko baru 130 juta penduduk Indonesia berisiko kena virus corona sebelum masa mudik Lebaran 2020. Mengapa? 

Seorang ahli menuturkan, hal itu tak akan terjadi atau bisa dicegah dengan dua langkah, yakni seruan physical distancing (menjaga jarak fisik) dan lockdown diterapkan. 

 

Mengapa? Simak alasannya berikut ini ... 

Hadi Susanto, Ahli matematika terapan sebut 130 juta penduduk Indonesia bisa terinfeksi virus corona sebelum Idul Fitri / Lebaran jika tak lakukan himbauan physical distancing & pemerintah tak terapkan lockdown.

Jumlah terinfeksi virus corona di Indonesia hingga kini telah mencapai angka 1046 orang, dengan jumlah kasus meninggal 87 jiwa.

Berbagi kabar tentang virus corona di Indonesia menyebutkan bahwa negara ini masih kesulitan menangani virus corona.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved