Pandemi Covid-19 Paksa Malaysia Lockdown, Dunia Terancam Kekurangan Kondom, Perusahaannya Tutup

Sebuah pabrik kondom terbesar di dunia terpaksa menghentikan produksi setelah dilakukan penguncian atau lockdown.

Tribunnews.com
Kondom. (Tribunnews.com) 

TRI BUN-MEDAN.com - Dunia bakal kekurangan pasokan kondom setelah kasus Virus Corona atau Covid-19.

Sebuah pabrik kondom terbesar di dunia terpaksa menghentikan produksi setelah dilakukan penguncian atau lockdown.

Dailymail memberitakan, kekurangan kondom global sedang membayangi, produsen terbesar dunia mengatakan, setelah penguncian coronavirus memaksanya untuk menghentikan produksi.

Karex Bhd Malaysia adalah perusahaan kondom besar dunia yang memproduksi satu dari setiap lima kondom secara global.

Perusahaan ini tidak memproduksi kondom dari tiga pabrik Malaysia dalam 10 hari terakhir karena dikunci oleh pemerintah untuk menghentikan penyebaran Virus Corona.

Guru Besar UGM Ungkap Khasiat Curcumin Empon-empon Sebagai Penangkal Corona

Tumbang 14 Hari di Jalanan Basmi Covid-19, dr Tirta Mendadak Demam Dirawat di RS, Ini Hasil Tesnya

Seorang pria menuntut perusahaan kondom, karena istrinya hamil meski sudah memakai alat kontrasepsi
Seorang pria menuntut perusahaan kondom, karena istrinya hamil meski sudah memakai alat kontrasepsi (Sina)

Dengan tidak produksinya perusahaan Karex Bhd Malaysia, maka sudah terjadi kekurangan 100 juta kondom.

"Kami akan melihat kekurangan global kondom di mana-mana, yang akan menakutkan," kata Kepala Eksekutif Karex Goh Miah Kiat kepada Reuters minggu ini.

“Kekhawatiran saya adalah bahwa untuk banyak program kemanusiaan di Afrika, kekurangannya bukan hanya dua minggu atau sebulan. Kekurangan itu bisa berlangsung berbulan-bulan."

Kekurangan pasokan kondom ini juga menjadi ancaman tersendiri bagi dunia kemanusiaan atau kesehatan karena berkurangnya pencegahan penyebaran penyakit menular dari hubungan seks. 

Malaysia adalah negara yang paling parah terkena dampak di Asia Tenggara, dengan 2.161 infeksi coronavirus dan 26 kematian.

Halaman
12
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved