Bola Lokal

Aktifitas Terbatas, Kapten PSMS Syaiful Ramadhan Perbanyak Beribadah di Rumah

Dampak Virus Corona membuat kompetisi Liga 1 maupun Liga 2 dihentikan. Klub-klub diliburkan hingga 29 Mei mendatang.

TRIBUN MEDAN/ILHAM FAZRIR HARAHAP
Bek Kiri PSMS, Syaiful Ramadhan 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Dampak Virus Corona membuat kompetisi Liga 1 maupun Liga 2 dihentikan.

Klub-klub diliburkan hingga 29 Mei mendatang. Termasuk klub Liga 2 yakni PSMS Medan yang sudah memulangkan pemainnya.

Bek PSMS, Syaiful Ramadhan mengaku sangat gelisah dengan mewabahnya virus Corona masuk ke Indonesia.

Menurutnya, selain berdampak pada kompetisi, ia tidak bisa beraktifitas lebih banyak.

Bahkan untuk beribadah ke masjid dan melaksanakan salat berjamaah pun tidak.

Mau tak mau Syaiful mengikuti anjuran pemerintah melakukan salat di rumah.

"Sangat berpengaruh sekali adanya Corona ini. Selain enggak bisa latihan bersama tim, kegiatan jadi terbatas. Mau salat Jumat dan berjamaah di Masjid jadi sulit. Mau enggak mau kegiatan semuanya di rumah saja," ujarnya kepada Tri bun Medan, Minggu (29/3/2020).

Pemain PSMS Dibayar Minimal Seperempat Gaji selama Dirumahkan

Untuk mengisi kekosongan selama libur kompetisi, Kapten PSMS ini memanfaatkan waktu lebih banyak bermain bersama anak-anaknya.

Kadang ia mengajak anak-anaknya menyiram bunga yang ada dipekarangan rumahnya.

"Bosan juga kalau begini terus sampai beberapa bulan di rumah saja. Sambil latihan di rumah, ya paling main sama anak-anak di rumah. Kadang nyiram bunga juga, semua kegiatan lah dikerjakan. Cuma ya bosan juga tiap hari gitu-gitu aja," bebernya.(lam/tri bun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved