Breaking News:

Setelah Terima Laporan Warga, Gugus Tugas Covid-19 Medan Semprot Disinfektan di TPA Terjun

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan terus melakukan upaya dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/HO
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Jalan Marelan Raya Pasar V Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan Minggu (29/3/2010). 

TRI BUN-MEDAN.com - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan terus melakukan upaya dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan di seluruh sudut Kota Medan.

Kali ini, yang menjadi objek penyemprotan cairan disinfektan adalah rumah warga yang berada di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun Jalan Marelan Raya Pasar V Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, dan lokasi seputaran rumah warga Lingkungan I Kelurahan Paya Pasir Medan Marelan, Minggu (29/3/2010).

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution, selaku komandan Tim Gugus Tugas menginstruksikan penyemprotan pada objek ini karena TPA sangat rentan terhadap penyebaran virus Corona.

Mengingat di kawasan TPA ini banyak truk sampah yang datang. Selain itu, lokasi TPA juga menjadi sumber kuman dan virus lainnya.

"Kita perlu mensterilisasikan TPA dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan, yang dianggap sebagai tempat sumber dari segala jenis kuman, virus, polusi dan penyakit. Serta kita juga menjaga kawasan pemukiman yang ada disekitarnya agar turut steril dari virus Corona," ujarnya.

Penyemprotan disinfektan ini, katanya, merupakan realisasi dari permintaan masyarakat sekitar TPA yang mengkhawatirkan lingkungannya terpapar virus Corona, karena setiap harinya di jalan kawasan sekitar TPA banyak berlalu lalang truk-truk sampah yang mengantarkan sampah dari seluruh penjuru Kota Medan.

"Saya menerima laporan bahwa masyarakat di sekitar TPA resah karena di kawasan tersebut rentan terhadap penyebaran karena truk sampah dari seluruh Kota Medan berkumpul dikawasan ini sehingga penduduk setempat khawatir virus Corona mudah menyebar," katanya.

Guna mendukung kegiatan penyemprotan disinfektan ini, Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan menurunkan armada berkapasitas 10 ton.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan turut menurunkan armada pemadam nya untuk melakukan penyiraman pohon.

Di lokasi tersebut juga dilaksanakan pembersihan dari pihak kecamatan.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved