Wacana PON Ditunda, KONI Sumut Tetap Persiapkan Diri

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tengah dalam kajian Wakil Presiden dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) apakah akan dilakukan penundaan

TRIBUN MEDAN/HO
Wakil Ketua II KONI Sumut, Agung Sunarno 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tengah dalam kajian Wakil Presiden dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) apakah akan dilakukan penundaan atau tetap berjalan.

"PON Papua berlangsung atau tidak, masih menjadi kajian bagi Wapres dan Menpora. Kita tetap menunggu hasilnya," kata Wakil Ketua I KONI Sumut, Agung Sunarno, Minggu (29/3/2020).

Agung mengatakan perhelatan empat tahun sekali itu masih dalam kajian mengingat virus Corona (Covid-19) masih menjadi permasalahan yang mengakibatkan beberapa pertandingan olahraga terpaksa dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Dalam hal ini, kita mengikuti aturan dan arahan dari pemerintah mengenai apakah PON Papua akan berlangsung atau ditunda," ujarnya.

Meskipun begitu, kata Agung, pihak KONI Sumut tetap berharap PON Papua bisa berlangsung namun tetap melihat kondisi yang memungkinkan.

Untuk mengantisipasi hal itu, katanya, pihaknya tetap masih memberlakukan Pelatda Berjalan kepada 198 atlet yang mendapat tiket di PON Papua.

"Karena masih dalam kajian pembahasan, kita tetap mempersiapkan diri apabila PON tetap berlanjut," katanya.

Antisipasi Virus Corona di Sumut, SMeCK Hooligan Basis Deli Tua Semprot Disinfektan

Agung Sunarno juga meminta kepada para atlet untuk sebisa mungkin menghindari tempat keramaian dan hal itu diperlukan agar mata rantai Corona bisa terputus.

"Karena kita tidak mengetahui siapa yang sudah terjangkit atau tidak. Sosial distancing harus dilakukan para atlet. Apalagi sekarang mereka sudah dirumahkan artinya melakukan latihan sendiri di rumah secara mandiri," jelasnya.

Agung berharap agar secepatnya masalah virus Corona ini bisa diatasi dan kehidupan bisa berjalan seperti biasa.

"Sama-sama kita berdoa agar segera virus ini bisa diselesaikan," harapnya.

Agung yang juga sebagai Ketua Pelatda PON ini mengaku pihaknya menginstruksikan kepada para atlet agar latihan secara mandiri dan mengirimkan video latihan mereka ke masing-masing grup WhatsApp setiap cabor.

"Itu satu pertanda yang menyatakan bahwa sang atlet tetap latihan agar terus bisa memperbaiki kondisi fisik dan stamina sebelum bertanding di Papua," katanya.

Intinya, kata Agung, KONI Sumut tetap melakukan persiapan diri untuk menghadapi PON di Papua yang jatuh pada Oktober 2020.

"Semoga kita tetap dalam lindungan Tuhan," ujarnya.(akb/tri bun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved