Pengusaha UMKM di Sumut Alami Kerugian Hingga 70 Persen Gara-gara Wabah Virus Corona

Ketua Asosiasi UMKM Sumut, Ujiana Sianturi, mengungkapkan wabah virus corona turut memukul pelaku UMKM.

Istimewa
Ketua Asosiasi UMKM Sumut Ujiana Sianturi. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Asosiasi UMKM Sumut, Ujiana Sianturi, mengungkapkan wabah virus corona turut memukul pelaku UMKM. Para pelaku usaha ini mengalami kerugian hingga 70 persen.

Menurutnya, kerugian ini disebabkan UMKM sudah berproduksi bahkan sudah menitip produknya ke beberapa tempat seperti pusat oleh-oleh, supermarket, atau pusat perbelanjaan.

Namun, wabah virus corona membuat semua pihak menahan diri untuk mengurangi aktivitas dan memilih berdiam diri di rumah.

Akibatnya, produk-produk yang hanya bertahan tiga minggu sampai satu bulan tersebut, akhirnya dikembalikan lagi kepada pelaku usaha.

Bukan hanya itu, bahkan produk yang masa kedaluwarsa berlaku satu tahun juga dikembalikan dengan alasan tidak terjual akibat dari adanya penutupan tempat belanja maupun sentra oleh-oleh.

"Nah setelah dikembalikan mau dijual ke mana lagi? Enggak ada lagi. Akhirnya dibiarkan begitu saja," ungkapnya saat dihubungi Tribun Medan, Senin (30/3/2020).

Ia mengatakan ada juga pelaku UMKM yang sudah berproduksi untuk kebutuhan ekspor malah pengirimannya dibatalkan lantaran beberapa negara lockdown untuk pengiriman barang.

"Misalnya produk keripik singkong, produk yang sudah disiapkan tidak bisa dikirim sejak adanya virus corona. Bahkan kita sangat susah untuk mendapatkan kontainer," jelas Ana

Ana menuturkan sedianya pada 23 Maret lalu pihaknya akan mengadakan pelepasan ekspor perdana untuk produk berbasis singkong. Tapi, rencana itu batal dilaksanakan.

"Jadi produknya mau tidak mau kita jual murah, yang biasanya Rp 8.000 menjadi Rp 3.000, daripada pegawai tidak makan. Padahal produk UMKM kita ini sangat diminati di Korea Selatan dengan produk berbasis singkong dan kopi," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved