PN Medan Gelar Sidang Online Perdana

Pengadilan Negeri (PN) Medan mulai memberlakukan persidangan online, Senin (30/3/2020).

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
Monitor sidang online, yang dimana terdakwa penipuan yang dilakukan pemilik Cafe Kok Tong, Ashiong terlihat sedang duduk mendengarkan persidangan dari Rutan. 

TRI BUN-MEDAN.com, Medan - Pengadilan Negeri (PN) Medan mulai memberlakukan persidangan online, Senin (30/3/2020).

Menurut Tengku Oyong, Humas PN Medan, persidangan perkara pidana dapat dilakukan secara jarak jauh atau teleconference.

Menurutnya hal tersebut dilakukan untuk menindak lanjuti memorandum Mahkamah Agung (MA) No. 72/DJU/PS.00/3/2020 tanggal 26 Maret 2020.

Terdapat Tiga ruang untuk persidangan online yang sudah disiapkan PN Medan.

"Yang sudah siap ruang Cakra dua dan Cakra tiga. Untuk sidang dari Belawan lagi disiapkan di Ruang Cakra lima," jelas Oyong kepada Tribun Medan.

Menurutnya setiap ruangan sudah dilengkapi dengan monitor dan kamera yang dapat terhubung ke rutan dan juga ke kejaksaan. Hal tersebut dilakukan agar terdakwa tidak perlu hadir lagi di ruang persidangan.

"Secara fisik terdakwanya di rutan, di sana alatnya juga kan sudah ada. Jaksa juga begitu bisa di kejaksaan, polisi bisa di kepolisian. Jadi yang di ruang sidang hanya majelis hakim atau kalau ada pengacaranya, bisa memilih di rutan atau di sini," ujarnya.

Menurutnya sidang online sudah mulai efektif sejak Senin pagi.

"Sekarang juga sudah sistem piket, jadi tidak semua hakim datang (ke kantor PN), yang gak bertugas di rumah saja," imbuhnya.

Dalam sistem piket persidangan, setiap majelis hakim saling bergantian menyelesaikan perkara yang ditanganinya.

"Misalnya, saya majelisnya, semua perkara saya harus saya sidangkan semuanya dari online. Kalau majelis yang lain piket, dia juga harus sidangkan perkaranya," bebernya.

Dari pantauan Tribun Medan, persidangan online pertama dilakukan dalam kasus penipuan dengan terdakwa Irawan alias Asiong. Dalam sidang yang diketuai majelis hakim Sabarulina Ginting, dihadiri oleh saksi, jaksa dan penasihat hukum terdakwa.

Namun terdakwa Asiong tetap di Rutan Tanjunggusta yang bisa disaksikan lewat layar monitor yang sudah disediakan di ruang sidang.

(cr2/TRIBUN-MEDAN.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved