Breaking News:

Diimbau Belajar di Rumah Hindari Corona, Pelajar Ini Malah Berzina tanpa Busana, Alasannya Buat PR

Perilaku sejumlah ABG ini memang tak disangka. Alasan mengerjakan PR, mereka justru tepergok tak berbusana dengan pacarnya. Ya, mereka sedang berzina.

Tribunnews
Ilustarasi 

Pemerintah resmi meliburkan bejalar-mengajar akibat Covid-19 mengganas di Indonesia. Para siswa diimbau belajar dari rumah. Tapi, apa jadinya, imbauan ini justru dimanfaatkan para siswa untuk kegiatan yang negatif?

Perilaku sejumlah ABG ini memang tak disangka. Alasan mengerjakan PR, mereka justru tepergok tak berbusana dengan pacarnya. Ya, mereka sedang berzina.

TRI BUN-MEDAN.com - Tampaknya, imbauan belajar dari rumah dan tetap di rumah memang dimanfaatkan betul oleh mereka yang berfikiran mesum.

Bukannya beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar terhindar dari penyakit yang saat ini tengah mewabah di seluruh penjuru dunia, perilaku sejumlah ABG ini malah buat geleng-geleng kepala.

Alasan buat PR ke orangtua, sejumlah ABG yang masih berstatus pelajar ini malah kedapatan tak berbusana dengan pacarnya.

Warga dan Satpol PP di Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru, Kalsel mengerebek pasangan diduga melakukan perbuatan mesum, Rabu (1/4/2020) siang.

Pasangan dengan inisial AB (19) dan AF (18) digerebek dalam kondisi tanpa busana hanya bisa pasrah.

Mereka mengaku belum sempat melakukan hubungan badan.

Seorang Pengusaha Pengin Ditemeni Luna Maya Jalan-jalan ke Luar Negeri, Ditawari Tarif Fantastis

Profesor dan Doktor Unair Temukan Suplemen NO Meningkatkan Kekebalan Tubuh dari Serangan COVID-19

ABG mesum di tengah wabah Virus Corona
ABG mesum di tengah wabah Virus Corona (Istimewa Via Banjarmasin Post)

Dari pengakuan keduanya kepada petugas, pasangan remaja ini memang mengakui mau melakukan hubungan intim di indekos tersebut.
"Mereka berdalih belum sempat melakukan," kata Yanto.

Selain mengamankan sepasang mesum, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru bersama warga Kelurahan Sungai Besar juga mengamankan dua pasangan remaja lainnya.

Dua pasangan remaja lainnya yang diamankan adalah MR (19), SA (17), MN (17) dan FT (17) yang sedang berada di dalam satu kamar.

Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat mengatakan untuk empat remaja ini masih berstatus pelajar.

"Pengakuan keempat remaja ini, mengerjakan tugas sekolah. Mereka masih berstatus pelajar SMA," katanya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru bersama warga Kelurahan Sungai Besar mengamankan semua pasangan itu.

Selanjutnya, 6 remaja tersebut dibawa ke Kantor Satpol PP Banjarbaru untuk menjalani pemeriksaan.

Ilustrasi pelajar berbuat mesum di kamar kos hingga digerebek warga dan satpol PP
Ilustrasi pelajar berbuat mesum di kamar kos hingga digerebek warga dan satpol PP (VIA SERAMBINEWS.COM)

Ajak dua pria 'main' dengan istri

Seakan tak khawatir terinfeksi Virus Corona yang saat ini mewabah di Indonesia, pasangan suami isteri ini malah melakukan fantasi seksual tak wajar.

Pasangan muda ini mengajak dua pria sekaligus untuk pesta mesum, berhubungan badan dengan tiga pria sekaligus.

Pasangan suami siteri tersebut berinisial AEM (28) dan SS (28) warga Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Mereka tak berkutik saat ditangkap Satreskrim Polres Tuban.

Si suami yang berinisial AEM menjadi tersangka atas penjualan terhadap istrinya.

Saat ditangkap di sebuah hotel di kawasan Tuban, polisi mendapati pelaku bersama istrinya berhubungan badan dengan dua pria lainnya alias berempat.

suami jual isteri di Karanganyar, Jateng
suami jual isteri di Karanganyar, Jateng (suryamalang.com)

Untuk melancarkan aksinya dalam kasus suami jual istri, pelaku menggunakan media sosial demi menjual istrinya.

"Pelaku AEM tega menjual istrinya melalui Twitter, menurut pengakuannya tergiur fantasi film biru."

"Kita tangkap di sebuah hotel di Tuban saat melakukan adegan berempat," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat konferensi pers, Jumat (20/3/2020).

Perwira menengah itu menjelaskan, dalam pengakuannya pelaku sudah sekitar satu tahun menjual istrinya tersebut.

Setidaknya sudah sembilan kali SS melakukan hubungan badan dengan pria lain bersama suaminya.

Sedangkan untuk tarifnya yaitu berkisar mulai Rp 1,5 juta hingga sampai Rp 6 juta untuk berhubungan badan secara ramai-ramai.

"Pelaku dijerat UU ITE maupun pencabulan atau asusulila, pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP, ancaman pidana enak tahun penjara," katanya.

(*)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Pekanbaru dengan judul : Diimbau BELAJAR di Rumah Saat Wabah Corona, Sejumlah Pelajar Ini Malah Berzina Ria: Alasan Buat PR

Editor: Azis Husein Hasibuan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved