Latihan di Rumah, Atlet Wushu Sumut Rosa Simanjuntak Perkuat Latihan Fisik

Latihan fisik yang dilakoni Rosa semenjak ada imbauan untuk latihan di rumah yaitu, push up, sit up, lari jarak jauh dan sprint.

TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
ROSA Simanjuntak, atlet wushu sanda yang lolos ke PON 2020 di Papua. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Rosa Simanjuntak, atlet wushu yang lolos PON 2020 di Papua mengaku selama latihan di rumah dirinya memperkuat porsi latihan fisik.

Adapun latihan fisik yang ia lakoni semenjak ada imbauan untuk latihan di rumah yaitu, push up, sit up, lari jarak jauh dan sprint.

Ia mengaku dengan adanya kebijakan untuk latihan di rumah ini sangat bagus untuk memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) yang tengah merebak di dunia khususnya di Sumut dan Kota Medan.

"Kita berharap pemerintah bisa secepatnya memulihkan virus Corona ini dan kehidupan bisa kembali normal seperti biasa," ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Ia mengaku selama latihan di rumah merasa kesulitan karena perlengkapan untuk latihan tidak memungkinkan.

"Jadi sulit juga sebenarnya latihan di rumah karena tempat dan alatnya tidak memadai. Namun memang harus tetap dilakukan agar kami para atlet tetap bisa mengasa kemampuan jelang PON di Papua," terangnya.

Ia  menuturkan bahwa saat latihan di rumah yang membuat berat selain sarana dan prasarana yakni pengiriman video ke para pelatih.

"Bukan karena paket datanya, tapi, memori di handphone yang semakin cepat penuh karena harus mengirim video ke pelatih. Begitupun, saya rasa ini hal yang harus diingat bahwa kita pernah berlatih dengan sistem online," terangnya.

Jadi, katanya, untuk mengantisipasi hal tersebut, dirinya langsung menghapus video setelah dirinya mengirim video kepada pelatih.

Korbankan Waktu Bermain, Enam Atlet Wushu Persiapkan Diri Hadapi Kejurda

"Pelatih perlu mengetahui kami latihan atau tidak, kami harus mengirimkan video latihan kami ke pelatih dan nantinya video latihan dikirim ke grup," katanya.

Begitupun, katanya,dirinya berharap virus Corona ini bisa secepatnya diatasi pemerintah dan ia pun berharap agar PON 2020 di Papua tidak ditunda.

"Tapi, kalau memang wabah virus ini masih menjadi kecaman, saya mengikuti arahan dari pemerintah dan pelatih serta Pengprov Wushu," ujarnya.(akb/tri bun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved