Mall di Medan Sekitarnya Tutup, Produksi dan Konsumsi Listrik Belum Berubah

Penutupan ataupun pengurangan jam operasional mall belum ada berdampak langsung pada penghematan penggunaan daya listrik.

TRIBUN MEDAN/HO
ASISTEN Manajer Jaringan PLN Area Medan, Ricki Yakop saat memantau genset. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Mulai diterapkannya sistem work from home serta ditutupnya sementara sejumlah mall di Kota Medan dan sekitarnya, belum membuat PLN Sumut mengurangi produksi listrik hingga saat ini.

Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatra Utara, Jimmi Amanda Aritonang mengatakan meski sejumlah instansi atau perusahaan menerapkan sistem kerja dari rumah pada pegawainya, namun hal itu tidak lantas membuat konsumsi listrik berkurang.

Dia mengatakan hari ini, Kamis (2/4/2020), efek dilakukannya penutupan ataupun pengurangan jam operasional tersebut belum ada berdampak langsung pada penghematan penggunaan daya listrik.

Karena itu, hingga saat ini PLN Sumut juga masih tetap memproduksi listrik seperti biasa.

"Sementara ini kita belum kelihatan ada efeknya terhadap pemakaian listrik. Masih normal-normal saja. Secara keseluruhan sebenarnya (konsumsi listrik) tidak berkurang, karena orang di rumah. Akhirnya ya semua pada pakai listrik. Ini jadi kayak subtitusi, mall nya matiin listrik tapi orang di rumah pada pakai listrik," ujarnya.

Namun Jimmi mengatakan, PLN Sumut akan terus memantau situasi sekarang ini. Jika nanti dengan tutupnya mall-mall berakibat pada pengurangan konsumsi yang sangat besar maka pihaknya juga bisa saja tidak mengoperasikan mesin pembangkit.

Menurutnya PLN tentu punya kebijakan dalam hal produksi listrik.

"Kami belum bisa ambil kesimpulan. Kalau ternyata dengan tutupnya mall-mall kita bisa tidak operasikan katakanlah satu mesin dan itu memungkinkan kita akan lakukan. Karena hitung-hitungannya juga nggak mau ada biaya yang dikeluarkan tapi tidak hasilkan pemasukan, logikanya gitu. Tapi kalau ditutup hanya berkurang 3-4 MW itu tentu nggak ada efeknya, Karena kita nggak hanya supply Sumut tapi juga ke Aceh," terangnya.

Sejumlah Mall di Sumut Tutup Sementara Akibat Wabah Covid-19 , Begini Tanggapan Apindo Sumut 

Lebih lanjut kata Jimmi, jika nanti akhirnya semua mall tutup sementara, pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi dengan unit pembangkit.

Nantinya akan diputuskan apakah akan ada pengurangan jumlah produksi lewat penghentian sementara pengoperasian sejumlah mesin pembangkit.

"Sumut itu beban puncaknya kira-kira 2100 MW jadi masih sama saja kondisinya. Untuk sementara ini belum ada perubahan karena masih hanya tukaran saja ini. Misalnya kalau di rumah pasang AC hanya malam ini karena siang di rumah juga pasang AC," pungkasnya.(can/tri bun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved