Barang dagangan Tak Laku saat Wabah Corona, Pria Ini Terpaksa Merampok Demi Biaya Berobat Orangtua

Kini mereka berdua tengah meringkuk di sel tahanan Mapolres Demak Jawa Tengah sambil menunggu keputusan hukuman.

KOMPAS.COM/ARI WIDODO
Kapolres Demak Jateng AKBP Fidelis Purna Timuranto memberikan keterangan saat gelar perkara perampokan minimarket di wilayah pantura , Jumat (3/4/2020) 

Barang dagangan Tak Laku saat Wabah Corona, Pria Ini Terpaksa Merampok Demi Biaya Berobat Orangtua

TRIBUN-MEDAN.com - Sejak diberlakukan social distancing akibat pandemi corona, banyak warga yang terkena imbas secara langsung.

Di antaranya, para pedagang yang terancam gulung tikar karena sepi pembeli.

Tak terkecuali, Afdian Saputra (33), warga Desa Tegal Ombo RT 02 RW 02 Kecamatan Bangur Kabupaten Lampung Timur dan rekannya Baihaki (33), warga Desa Kertanegara RT 01 RW 02 Kecamatan Madang Suku Dua Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan.

Dua lelaki pedagang pakaian di daerah Pati Jawa Tengah ini gelap mata sejak dagangannya sering tak laku karena orang lebih banyak berdiam di rumah daripada berbelanja di tempatnya.

Demi menghidupi keluarga dan membayar angsuran, mereka berdua nekat merampok minimarket di wilayah pantura yang buka 24 jam.

Aksi berhenti ketika timah panas aparat kepolisian menghajar kaki mereka akibat melawan saat digrebeg di tempat persembunyian.

Kini mereka berdua tengah meringkuk di sel tahanan Mapolres Demak Jawa Tengah sambil menunggu keputusan hukuman.

Berdasarkan data yang dihimpun saat gelar perkara di Pendopo Parama Satwika, Mapolres Demak, Jumat (3/4/2020), Afdian dan Baihaki mulai melancarkan aksi perampokan sejak Maret 2020.

Mereka menyasar minimarket yang sepi pada dinihari.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved