Breaking News:

Meresahkan Masyarakat, Satreskrim Polres Tanah Karo Ciduk Pria Pembawa Sajam

Meresahkan Masyarakat, Satreskrim Polres Tanah Karo Ciduk Pria Pembawa Sajam

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / ist
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Karo, mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku keributan. 

Laporan Wartawan Tri bun Medan/Muhammad Nasrul

TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Mendapatkan adanya laporan gangguan di tengah masyarakat, personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Karo, mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pelaku keributan.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, mengungkapkan pelaku bernama Beltasar Tarigan itu diamankan pada Jumat (27/3/2020) kemarin.

Saat itu personelnya yang tengah melakukan hunting menerima laporan gangguan dari masyarakat.

"Saat itu personel kita sedang hunting, kemudian mendapatkan laporan gangguan sekira pukul 01.00 WIB dan langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku," ujar Sastrawan, saat ditemui di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Jumat (3/4/2020).

Sastrawan menjelaskan, saat itu diketahui ternyata pelaku berusaha untuk meminta sejumlah uang kepada warga yang ada di sebuah gudang di Jalan Kabanjahe-Merek.

Namun, saat dilakukan penggeledahan ternyata tidak ditemukan adanya uang yang didapat dari warga di tangan pelaku.

Meskipun tidak ditemukan uang, namun perwira dengan lambang tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan, pihaknya mendapatkan barang bukti lainnya.

Ia menyebutkan, pada saat penggeledahan ternyata pelaku saat itu membawa senjata tajam.

"Memang saat itu tidak kita temukan barang bukti berdasarkan laporan dari masyarakat, tapi saat dilakukan penggeledahan pelaku ini membawa senjata tajam berupa pisau," ucapnya.

Sastrawan menjelaskan, menurut pengakuan dari pelaku dirinya memang biasa membawa senjata tajam tersebut. Ia menyebutkan, pelaku mengaku pisau tersebut selalu dibawanya untuk berjaga-jaga diri.

"Kalau menurut pengakuan pelaku, memang pisau itu selalu dibawanya untuk jaga-jaga. Tapi karena sudah meresahkan masyarakat, pelaku ini tetap kita amankan untuk diproses lebih lanjut," ungkapnya.

Mantan Kasat Narkoba Polres Tanah Karo itu mengatakan, akibat dari perbuatannya pelaku akan dipersangkakan dengan Pasal 2 UU Nomor 12 Tahun 1951, tentang kepemilikan senjata tajam. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Pelaku akan kita kenakan undang-undang darurat, karena membawa barang yang dianggap dapat membahayakan orang lain," katanya.

Dirinya menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan ternyata dari tangan pelaku juga ditemukan dua paket narkotika jenis sabu. Dirinya menyebutkan, untuk penanganan selanjutnya pihaknya telah melimpahkan kasus kepemilikan narkoba pelaku ke Satnarkoba Polres Tanah Karo. (cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved