Pelaku Jambret Meninggal Dunia, Diteraki Korban hingga Sepeda Motor Jatuh Menabrak Truk

Dua pelaku jambret berhasil diamankan petugas setelah keduanya gagal melakukan penjambret. Sepeda motornya jatuh

HO/tri bun medan
Para pelaku jambret dirujuk ke RS Bhayangkara Medan usai alami kecelakaan, Jumat (3/4/2020) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua pelaku jambret berhasil diamankan petugas setelah keduanya gagal melakukan penjambret.

Sepeda motornya jatuh dan menabrak mobil truk.

Dari informasi yang dihimpun Tri bun Medan aksi kedua pelaku jambret terjadi di Mustafa Kelurahan Glugur Darat II Kecamatan Medan Timur pada Rabu (2/4/2020).

Keduanya berhasil diamankan petugas, pascapara pelaku menabrak truk di Jalan Cemara Kelurahan Indrakasih Kecamatan Percut Sei Tuan.  

Seorang Pria 13 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dolok Sanggul, Polisi Menduga Korban Pembunuhan

Adapun identitas kedua pelaku yakni, Feriansyah Gunawan (16) warga Jalan Irian Barat Gang tawon, Dusun XVI, Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan.

Andika Fahrezi (17) warga Jalan Irian Barat, GG tawon Dusun XVI Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan.

Namun satu dari dua pelaku, yakni Feriansyah tidak dapat ditolong, lantaran mengalami luka berat pascakecelakaan.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin mengatakan benar telah diamankan dua pelaku jambret, namun satu di antaranya meninggal dunia pascakecelakaan.

"Saat itu pelaku melakukan aksi jambret hp hingga mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda motornya. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan hp merk A71 warna Gold," ujarnya, Jumat (3/4/2020).

Lanjut Kapolsek, korban pun berteriak hingga memancing respon warga sekitar.

"Kami yang menerima informasi langsung menuju ke lokasi di mana warga telah mengamankan keduanya pasca para pelaku tabrakan. Sesampainya di TKP, para pelaku sudah dibawa ke RS Imelda karena mengalami luka berat karena pelaku atas nama Feriansyah alami luka robek pada kepala dan parah kaki sebelah kiri," ungkapnya.

Setelah dilihat oleh petugas, lanjut Kompol M Arifin, pihaknya kemudian merujuk ke dua pelaku ke RS Bhayangkara Medan.

"Kedua pelaku didampingi masing-masing orangtuanya. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengecekan oleh dr Gomgom (Dokter jaga IGD rumkit Bhayangkara Polda Sumut). Salah satu dinyatakan telah meninggal dunia," sebutnya.

Atas kejadian tersebut korban membuat laporan polisi ke mapolsek Medan Timur dengan bukti lampiran LP / 249 / IV / 2020 / Restabes Medan / Sek Medan Timur Tanggal 02 April 2020.

Lanjut Kapolsek Medan Timur, pihaknya kemudian memberi kabar kepada orang tua pelaku, bahwa anaknya telah meninggal dunia.

Aksi Sosial Covid-19, GMNI Unimed Bagi Masker Gratis dan Beri Penyuluhan terkait Corona

KABAR DUKA: 2 Perwira Wanita TNI AL Meninggal, 15 Dokter Meninggal Akibat Corona (Covid-19)

"Orang tuanya mengatakan tidak bersedia untuk dilakukan autopsi. Yang dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai. Untuk pelaku bernama Andika hingga kini masih dalam perawatan," sebutnya.

Dari kejadian tersebut polisi amankan barang bukti berupa, satu unit sepeda motor Yamaha Vega R, warna hitam biru BK 4215 SK (milik tersangka).

Satu unit hp Oppo A71 warna gold (milik korban).

(mft/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved