Breaking News:

News Video

MAL DI MEDAN TUTUP, Penarik Becak Pulang ke Rumah tanpa Bawa Uang

Sejumlah penarik becak yang biasa mangkal di Jalan Balai Kota Medan mengeluhkan minimnya penumpang akibat wabah Virus Corona atau Covid 19

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Hendrik Naipospos

TRI BUN-MEDAN.COM - Sejumlah penarik becak yang biasa mangkal di Jalan Balai Kota Medan mengeluhkan minimnya penumpang akibat wabah Virus Corona atau Covid 19.

Hal ini berdampak pendapatan mereka turun drastis.

"Selama adanya Covid 19 ini, drastis jauh turun. Itulah keadaan kami sekarang ini, pengunjung pun tak ada yang mau datang. Tak ada yang mau naik becak lagi. Jangankan becak, angkot juga mengeluh, online juga mengeluh, jauh pengaruh," ujar Joni Lubis (54), Minggu (5/4/2020).

Dari penuturannya, sebelum penyebaran Covid-19 mulai di Kota Medan, dia masih bisa mendapat penumpang hingga delapan kali.

Namun setelah wabah Covid 19, dia bahkan tidak mendapatkan penumpang dalam satu hari.

"Biasanya masih ada delapan penumpang, tapi sekarang, enggak ada," lanjutnya.

Selain Joni Lubis, hal sama juga disampaikan oleh Asnan Lubis (54), seorang penarik becak di Jalan Balai Kota.

"Sangat jauh (pendapatan) turunnya. Ini aja sampai siang ini, saya belum dapat penumpang," ujarnya.

Kenyataan yang mereka alami juga diteguhkan oleh Erwin (48) yang menyatakan bahwa mereka sejak pagi hingga siang, belum mendapatkan penumpang.

"Mulai dari tadi belum ada penumpang hingga sekarang," pungkasnya.

(cr3/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved