Perhimpunan Ahli Epidemiologi Cari Relawan Penanggulangan Covid-19 untuk Wilayah Sumatera Utara

Relawan tersebut dibutuhkan berdasarkan pada kerja sama antara PAEI dan Kementerian Kesehatan RI.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
KETUA Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Sumut Teguh Supriyadi. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Cabang Sumut Teguh Supriyadi mengatakan, pihaknya sedang membutuhkan tenaga relawan dalam penanggulangan Covid-19 untuk wilayah Sumatera Utara.

"Kita sekarang sangat membutuhkan tenaga relawan untuk bekerja bersama kita dalam penanggulangan masalah yang sedang kita hadapi saat ini, Covid-19," ujar Teguh Supriyadi pascapenyerahan bantuan masker dan sembako ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi pada Senin (6/4/2020).

Dikatakannya, relawan tersebut dibutuhkan berdasarkan pada kerja sama antara PAEI dan Kementerian Kesehatan RI.

"PAEI pusat bersama dengan Kementerian Kesehatan membutuhkan tenaga surveyland epidemiologi untuk ditempatkan di daerah-daerah dalam rangka membantu penanggulangan penanganan Covid-19," terangnya.

Dalam penuturannya, kuota yang diberikan pada PAEI Cabang Sumatera Utara berjumlah 35 orang.

"Kami diberi jatah ada 35 orang nih. Mudah-mudahan ada, tapi yang daftar sekarang pun belum sampai 35 orang," tambahnya.

Batas waktu pendaftaran menjadi relawan akan berakhir pada Selasa (7/4/2020).

"Padahal kami dikasih waktu hingga Selasa besok. Hari Selasa (7/4/2020)," jelasnya.

Teguh Supriyadi juga menguraikan persyaratan bagi yang terpanggil menjadi relawan surveyland epidemiologi yang ditempatkan di berbagi daerah di Sumatera Utara.

Persyaratannya adalah:  berdomisili di provinsi Sumatera Utara dan siap ditempatkan di seluruh daerah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, tidak pernah melakukan perjalanan ke negara atau daerah yang mealoporkan transmisi lokal Covid-19, umur maksimal 50 tahun, memiliki izin dari orang tua/ suami/ istri, bersedia ditugaskan selama 28 hari (14 hari di pelayanan, 14 hari di karantina), memiliki ijazah S1/S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Epidemiologi), dan Non ASN.

Ajudan Ijeck Sembuh dari Covid-19 Setelah Dirawat 13 Hari di RSUP Adam Malik

Halaman
12
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved