Ujian SKB Ditunda, CASN Diminta Rajin Cari Informasi
Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)bagi calon aparatur sipil negara (CASN) terpaksa ditunda karena penyebaran virus Corona
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
KABANJAHE,TRIBUN-Pemerintah Kabupaten Tanahkaro telah selesai menyelenggarakan seleksi ujian calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2020.
Dari 6.976 peserta yang mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hanya 576 peserta saja yang dinyatakan lolos.
Sesuai jadwal, harusnya ke 576 peserta itu mengikuti proses lanjutan ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada 25 Maret kemarin.
"Karena kondisi saat ini tengah dilanda pandemi Corona, penyelenggaraan SKB ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan," kata Kabid Pengembangan ASN BKD Kabupaten Karo, Hendra S Bangun, Minggu (5/4/2020).
• BKD Asahan: Hasil Seleksi Berkas CPNS Pemkab Asahan Diumumkan Pukul 23.00 WIB di Website SSCASN
Ia mengatakan, karena belum ada kepastian lebih lanjut kapan ujian SKB diadakan, Hendra meminta CASN yang telah dinyatakan lolos SKD untuk rajin-rajin mencari informasi.
Jika sewaktu-waktu pemerintah pusat menyatakan kondisi Corona sudah mereda, tidak tertutup kemungkinan ujian SKB bakal dilaksanakan.
"Sementara imbauan kami seperti itu. Bagi seluruh CASN, kami minta terus memantau informasi yang ada," kata Hendra.
Disinggung lebih lanjut mengenai pelaksanaan SKB, Hendra memastikan bahwa Pemkab Tanahkaro siap melaksanakannya kapan saja.
• Paranormal Kondang Ini Sempat Frustasi Gagal Tes CPNS Hingga Banting Setir Jadi Dukun
"Jika pemerintah sudah memberi arahan, tentu kami sudah siap dengan segala persiapan yang ada, seperti halnya SKD kemarin," katanya.
Hendra mengatakan, kalaupun SKB jadi dilaksanakan, maka lokasinya tetap berada di SMP Negeri 3 Berastagi.
Sementara itu, di Kabupaten Dairi hasil ujian SKD sudah diumumkan pada Senin (23/3/2020).
Dari informasi yang diperoleh Tribun Medan, jumlah peserta yang lulus passing grade dan berhak maju ke tahapan SKB cuma 780 orang.
Sebagai informasi, Pemkab Dairi membuka lowongan 285 formasi pada rekrutmen CPNS tahun 2019.
285 formasi itu terbagi atas 222 tenaga pendidik (guru) dan 63 tenaga kesehatan.
Sementara, jumlah pelamar lulus seleksi berkas sebelumnya mencapai 19.026 orang.
Kasubbid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dairi, Rico R Sihombing mengatakan, pelamar CPNS Dairi dapat mengakses pengumuman resmi soal ini di situs web dairikab.go.id.
"Bisa juga dilihat di halaman Facebook BKPSDM Dairi," ujar Rico belum lama ini.
Ia mengatakan, semula SKB rekrutmen CPNS Dairi dilaksanakan April 2020.
Karena Tanah Air tengah dilanda wabah Covid-19, SKB terpaksa diundur sampai waktu yang belum ditentukan.
• Dari 19.026 Pelamar CPNS Dairi, 780 Berhak Maju ke Tahap SKB, Cek Link Pengumuman SKD
"SKB diundur hingga situasi kondusif. Pengumuman lanjutan SKB menunggu keputusan Panselnas," kata Rico.
Ia mengatakan, seluruh pelamar CPNS Dairi yang lolos SKD wajib menjalani SKB sekalipun sudah memiliki dan mengunggah sertifikat pendidik saat masa pendaftaran lalu.
Para pelamar CPNS yang memiliki sertifikat pendidik ini, sambung Rico, juga mesti menunjukkan fisik asli sertifikat pendidik,
serta menyerahkan dua lembar salinannya yang telah terlegalisasi kepada Panitia Seleksi Daerah Rekrutmen CASN Dairi (BKPSDM Dairi) pada tanggal yang akan diumumkan kemudian.
Bakal Mengisi Tiga Formasi
Kabid Pengembangan ASN BKD Kabupaten Karo, Hendra S Bangun mengatakan, keseluruhan peserta yang lulus SKD terdiri dari tiga formasi, yaitu umum, penyandang disabilitas, dan lulusan terbaik.
Diketahui, untuk Kabupaten Karo tahun ini menerima sebanyak 261 orang untuk mengisi tiga jabatan yang disediakan.
Dari 576 peserta yang lulus SKD, dapat dirincikan untuk tiga jabatan yang disediakan diantaranya jabatan guru sebanyak 382 orang.
Kemudian jabatan kesehatan sebanyak 51 orang, dan jabatan teknis sebanyak 143 orang.
• Waduh Gawat Virus Corona Akibatkan Pelaksanaan SKB CPNS Ditunda, Ini Penjelasan Pemerintah
"Dari 261 formasi, kami dapatkan memang yang lulus dari tiga formasi ini ada semua.
Dan kita dapatkan juga formasi umum, penyandang disabilitas, dan lulusan terbaik juga ada yang lulus SKD," katanya.
Hendra mengatakan, untuk pengumuman hasil tes tahap awal ini pihaknya sudah langsung mengumumkannya pada 23 Maret kemarin.
Dirinya menyebutkan, selain mengumumkan melalui website Pemkab Karo, pihaknya juga memberikan pengumuman langsung ke akun masing-masing seluruh peserta yang dinyatakan lulus.
"Sesuai arahan, pengumuman harusnya di tanggal 22 Maret.
Karena pada saat itu hari Minggu, pengumuman kami lakukan di tanggal 23," ungkap Hendra.
• RIBUAN CPNS Kemenag Ujian Seleksi Kompetensi Dasar di Asrama Haji, Lalu Lintas Padat
Ia mengatakan, seluruh peserta yang lulus ini telah menyelesaikan dan melampaui standar nilai tiga bagian ujian yang ditentukan oleh Badan Kepegawaian Negeri (BKN).
Dari ketiga jenis ujian itu yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan batas minimal poin yang harus didapatkan sebanyak 65 poin.
Kemudian, Tes Intelijensi Umum (TIU) yang memiliki batas minimal nilai sebanyak 80 poin.
Serta Tes Kemampuan Pribadi (TKP) dengan batas minimal nilai sebanyak 126 poin.
"Jadi memang mereka yang lulus ini, merupakan peserta yang dapat melebihi batas nilai yang telah ditentukan.
Tak hanya itu, setiap bagian ujian dan jabatan itu disaring lagi, setiap jabatan mengambil tiga peringkat tertinggi dari batas nilai yang telah ditentukan di setiap ujiannya," ungkapnya.(cr4/cr16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemeriksaan-peserta-cpns-karo.jpg)