Dokter Spesialis Gizi Ini Beri Tips Jaga Kesehatan Tubuh di Tengah Pandemi Corona

Pandemi Covid-19 yang terjadi sebulan belakangan ini membuat masyarakat harus lebih memperhatikan kesehatan.

HO
Dokter spesialis gizi, Hilna Khairunisa berbagi tips untuk tetap jaga kesehatan tubuh di tengah wabah Covid-19. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pandemi Covid-19 yang terjadi sebulan belakangan ini membuat masyarakat harus lebih memperhatikan kesehatan.

Bertepatan dengan hari kesehatan internasional yang jatuh pada 7 April ini, Dokter Spesialis Gizi di Murni Teguh Memorial Hospital dr. Hilna Khairunisa M.Gizi., SpGK ini berbagi tips untuk tetap menjaga kebersihan dan stamina tubuh saat melewati wabah Covid-19 yang sedang melanda dunia.

Hilna mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat khususnya di Sumatera Utara yang masih kurang menerapkan kebijakan physical distancing dan kebersihan diri di tengah wabah Covid-19.

"Kesadaran masyarakat masih kurang, dapat kita lihat dengan masih banyaknya masyarakat yang keluar rumah meski tidak penting, berkumpul di keramaian, tidak menggunakan masker, dan jarang mencuci tangan. Oleh karena itu, edukasi hidup sehat dan bersih harus digalakkan. Seluruh lapisan masyarakat harus saling mengingatkan sesama untuk menerapkan pencegahan pandemi Covid-19," ungkap Hilna, Selasa (7/4/2020).

Hilna menjelaskan bahwa untuk menjaga kesehatan tubuh ini sebenarnya dapat dilakukan dari hal sederhana namun sering diabaikan oleh masyarakat mulai dari mencuci tangan hingga menghindari stress.

"Upaya hidup bersih dan untuk dapat bekerja optimal tersebut dimulai dari hal paling kecil yaitu sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20-40 detik, rajin mandi, dan membersihkan lingkungan tempat tinggal secara rutin. Hidup bersih akan bermuara pada tubuh yang sehat, tentunya dengan menerapkan pola makanan gizi seimbang, tidur yang cukup, menghindari stress, tidak merokok dan minum alkohol," tuturnya.

Diantara masyarakat yang masih mengabaikan kesehatan saat pandemi Covid-19, Hilna menjelaskan bahwa ada juga masyarakat yang cenderung panik berlebihan dengan memborong kebutuhan pokok dengan pembelian yang tidak seperti biasanya.

"Banyak masyarakat yang panik tidak karuan juga bisa menimbulkan stress yang tidak pada tempatnya dan memperlemah sistem imun, jadi sangat merugikan khususnya saat pandemi covid-19 ini. Stok yang berlebihan bisa buat lebih banyak makan, ditambah lagi dengan kurang aktivitas dan olahraga, malah menyebabkan peningkatan berat badan, padahal berat badan berlebihan atau sangat kurang juga menyebabkan sistem imun yang lemah," jelas Hilna.

Hilna menambahkan bahwa untuk tetap menjaga keseimbangan gizi dan kesehatan tubuh, masyarakat sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung gizi dan memperhatikan pola hidup bersih.

Ia juga menuturkan bahwa di tengah pandemi saat ini, bukan saatnya masyarakat berlomba untuk menimbun bahan pokok yang menyebabkan terjadinya kelangkaan di pasaran. Menurutnya, dengan porsi yang seimbang, maka kesehatan akan terjaga.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved