Breaking News:

Penerima Beras di Medan Wajib Foto

Begini Tanggapan Kadis Sosial Soal Warga Penerima Bantuan Diminta Berfoto dengan Tulisan

Dinas Sosial telah memberikan teguran keras kepada kecamatan terkait yang menyuruh warga penerima bantuan beras seberat 5 kg berfoto dengan tulisan

ISTIMEWA/FACEBOOK
WARGA Medan menunjukkan selembar kertas pengakuan miskin setelah dapat bantuan beras 5 Kilogram 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Endar Lubis mengomentari foto-foto penerima bantuan beras Pemko Medan yang menuai kritik di sosial media.

Kepada Tri bun-Medan, Endar mengatakan hal tersebut terjadi di luar sepengetahuan Dinas Sosial.

Ia mengatakan tidak pernah menginstruksikan hal tersebut kepada pihak Kecamatan.

"Itu terjadi tanpa sepengetahuan kita. Tidak ada aturannya seperti itu, dan tidak diperbolehkan oleh Pemko Medan membuat seperti itu," katanya, Rabu (8/4/2020).

Endar mengungkapkan,  pihaknya telah memberikan teguran keras kepada kecamatan terkait yang menyuruh warga penerima bantuan beras seberat 5 kg berfoto dengan tulisan "Saya keluarga tidak mampu penerima bantuan kelurahan Polonia,"

Hal tersebut dinilai tidak pantas.

Karena itulah, pihaknya meminta bagi siapa pun warga yang diminta untuk melakukan hal tersebut lagi, agar dapat melapor ke Dinas Sosial agar pihak kecamatan atau kelurahan terkait dapat diberi peringatan.

"Yang melakukan hal itu sudah kita berikan teguran keras agar tidak membuat seperti itu. Dan kalau ada ditemukan lagi tolong laporkan kepada kami agar bisa kami tindak tegas," katanya.

Efek Covid-19 Stok Darah Makin Menipis, PMI Medan Ajak Masyarakat Tetap Donor Darah Cara Aman

Sebelumnya, Pemko Medan telah menyalurkan bantuan sebanyak 980 ton kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Adapun masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan tersebut harus memenuhi beberapa kriteria yakni pertama berasal dari Keluarga kurang mampu tapi bukan keluarga penerima bantuan sembako ataupun PKH.

Kedua yaitu diprioritaskan Keluarga kurang mampu yang berstatus ODP maupun PDP.

Ketiga yakni Keluarga yang kurang mampu yang berada di sekitar ODP atau PDP.

Keempat yaitu Kepala keluarga yang tidak memiliki penghasilan/bulan (gaji harian atau tidak menentu), dan terakhir adalah Bukan pegawai atau honor yang mendapatkan penghasilan dari Pemerintah.

Endar mengatakan saat ini pembagian beras masih tahap pertama, dan jika memungkinkan akan dilakukan tahap berikutnya.

"Insya Allah ada tahap berikutnya kalau kemampuan anggaran Pemkot ada. Kalau memang kurang nanti akan ditambah oleh Pemko, saat inj kita berupaya agar bantuan itu tepat sasaran," katanya.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved