Perkembangan Terbaru Corona di Sumut

Forkom IJK Sumut Sumbang Rp 100 Juta untuk Penanganan Covid-19 di Sumut

Saya harap kontribusi dari Forkom IJK Sumut tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menghadapi wabah COVID-19

Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN-MEDAN.com/Natalin sinaga
Forkom IJK Sumut memberikan donasi sebesar Rp100 Juta untuk penanggulangan COVID-19 di Sumut. 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi
Sumatera Utara (Sumut) sangat mengapresiasi donasi dari Forum Komunikasi Industri Jasa
Keuangan Provinsi Sumatera Utara (Forkom IJK Sumut) untuk penanganan COVID- 19 di Sumut.

Donasi dari Forkom IJK Sumut sebesar Rp100 Juta diserahkan oleh Pengurus Forkom IJK Sumut Bidang Sosial kepada Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Dampak Wabah Pandemi COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Sumatera  Utara bertempat di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Selasa (7/4/2020).

Ketua Forkom IJK Sumut sekaligus Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Yusup Ansori mengatakan bahwa donasi tersebut merupakan tindak lanjut dari himbauan Gubernur Sumatera Utara kepada seluruh pihak untuk turut berkontribusi dalam percepatan pencegahan dan penanganan wabah COVID-19 di
Sumut.

"Saya harap kontribusi dari Forkom IJK Sumut tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menghadapi wabah COVID-19 dan diharapkan masyarakat juga disiplin menerapkan peraturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/ Kota," ujar Yusup.

Sementara itu, Muhammad Mutaqin Kepala Cabang Bank BTN Medan
selaku Koordinator Bidang Sosial Forkom IJK Sumut menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif dan wujud kepedulian Industri Jasa Keuangan bersama OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara untuk membantu penyediaan peralatan pendukung para medis dalam penanganan pasien COVID-19
di Sumatera Utara.

Pasien Positif Covid-19 di Medan Naik Jadi 41 Orang

Pemko Medan merilis data terbaru jumlah pasien virus Corona atau Covid-19.

Data tersebut memperlihatkan kenaikan jumlah yang cukup signifikan pada pasien Positif Covid 19.

Jika sebelumnya data pada 6 April 2020 jumlah pasien positif Covid-19 masih 31 orang, kini angka tersebut naik menjadi 42 orang, Rabu (8/4/2020).

Selain jumlah positif covid-19 yang meningkat, kenaikan drastis juga terlihat di jumlah Pasien Dalam Pengawas (PDP) yang sedang dirawat yakni mencapai 140 orang, sebab sebelumnya hanya berjumlah 124 orang dengan catatan meninggal 5 orang.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pengawasan (OPD) hanya naik dua angka, sebelumnya 714 menjadi 718 dengan rincian 200 Orang Tanpa Gejala (OTG), 140 Orang Pelaku Perjalanan (PP) dan 341 menjalani karantina mandiri. Sedangkan jumlah pasien sembuh sudah berjumlah 6 orang.

 KONDISI TERKINI Desa Patumbak I Dihantam Puting Beliung, Aparat Sibuk Data Puluhan Korban

 2 Cara Mendapat Token Listrik Gratis via WhatsApp atau www.pln.co.id, Berikut Cara Lebih Detail

Sebelumnya, Plt Walikota Medan Akhyar Nasution meminta agar seluruh warga kota Medan yang keluar rumah agar wajib menggunakan masker dan menjaga jarak aman.

"ODP dan PDP di kota Medan terus naik, artinya peningkatan itu ada di kota Medan. Kalau selama ini yang positif itu tertular dari daerah lain datang ke Medan, tapi sekarang potensinya adalah penularan di antara masyarakat kota Medan itu sendiri. Ini yang harus kita putus karena diantara kita ini tidak tahu yang siapa tertular dan siapa yang menularkan, tidak ada yang tahu," katanya.

Selain itu, Akhyar juga meminta agar warga yang tetap bekerja agar mengikuti standar prosedur keselamatan. Ia menghimbau agar setiap swalayan atau pun toko agar melakukan beberqpa hal yakni membuat jarak antara pembeli dengan kasir, serta seluruh karyawan swalayan wajib, menggunakan masker dan sarung tangan.

"Semua yang kerja ini wajib menggunakan sarung tangan. Kalau enggak, gak usah beroperasi, jaga jarak 1,8 meter. Pemberitahuan harus rajin cuci tangan, semua yang masuk sekarang wajib pakai masker, minimal pakai sapu tangan lah. Kalau enggak gak boleh masuk, ini demi keselamatan bersama," katanya.

Data di Sumut: 8 Pasien Sembuh

Disamping ada penambahan jumlah pasien terjangkit corona dan meninggal.

Ada pula kabar gembira terkait kesembuhan 8 pasien yang sebelumnya dinyatakan positif covid-19.

//

JUMLAH pasien positif covid-19 maupun berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumatera Utara, terus bertambah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, Mayor Kes. dr Whiko Irwan memaparkan bahwa bahwa ada peningkatan jumlah pasien positif dari sebelumnya 57 orang menjadi 76 orang.

"Dari perkembangan terakhir yang berhasil dihimpun gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Sumut hingga hari ini Selasa (7/4/2020) pukul 17.00 WIB, Penderita covid-19 positif sebanyak 76 orang. 53 diantaranya hasil pemeriksaan PCR, dan 23 hasil rapid test," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Pemrov Sumut Selasa (7/4/2020) sore.

Whiko juga menyebutkan bahwa jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini ada sebanyak 133 orang.

Angka ini juga meningkat dari sthari sebelumnya dimana kasus PDP berjumlah 127 orang.

"Sampai saat ini penderita Covid-19 positif yang meninggal sebanyak 7 orang," imbuhnya.

Lebih lanjut Whiko juga mengatakan per hari ini ada tambahan 6 pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19.

Dengan tambahan itu maka sudah ada total 8 pasien yang dinyatakan sembuh.

"Alhamdulilah mulai hari ini ada 6 orang yang berhasil sembuh. Jadi total 8 orang yang sudah sembuh," katanya

Whiko mengajak agar setiap masyarakat tetap disiplin menjaga kebersihan dan mengenakan masker.

Menurutnya hal ini sangat penting untuk semakin memperkecil peluang terpapar covid-19.

"Karena penularan covid-19 dan penggunaan masker bisa melindungi hingga 70 persen," katanya.

Sementara itu, pada Selasa (7/4/2020) pukul 12.00 WIB, Indonesia mencatat penambahan 247 kasus Covid-19, hingga total ada 2.738 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Sekadar membandingkan, Senin (6/4/2020), jumlah kasus baru Covid-19 sebanyak 218 kasus.

"Kami dapatkan penambahan kasus baru confirmed pemeriksaan CPR sebanyak 247 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Selasa sore. "Sehingga total kasus menjadi 2.738 orang," ujar Yurianto.

Berdasarkan data yang sama, diketahui juga ada penambahan 12 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, total ada 204 orang yang telah dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.

Pengakuan Pasien Sembuh di Sumut

Sementara itu, anggota DPRD Sumut Aulia Agsa kini telah dinyatakan sembuh dari Covid-19,

Anggota dewan Fraksi Gerindra ini menjadi salah satu dari enam orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh hari ini, Selasa (7/4/2020) setelah menjalani test swab yang kedua dan hasilnya dinyatakan negatif.

Tribun Medan berkesempatan mewawancari Aulia secara eksklusif tepat setelah keluar dari Ruang Infeksius RSUP Adam Malik, Medan, tempat di mana dirinya dirawat.

Tampak kegembiraan tersirat di dalam wajahnya, meski menggunakan masker matanya terlihat semringah dan wajahnya terlihat lebih cerah.

Saat diwawancarai Aulia mengaku sangat senang dan beryukur kepada Allah dan kepada paramedis di rumah sakit yang telah berjibaku siang malam mengurusi dirinya.

"Alhamdulillah pasti perasaan saya adalah senang. Karena perasaan senang ini sulit saya ungkapkan, apalagi ini pertama kali masuk rumah sakit. Alhamdulillah saya benar-benar mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan juga berucap-uca saya berterimakasih kepada semua tenaga medis di ruang isolasi yang telah membantu saya untuk sembuh," tuturnya.

Selama 21 hari dirawat, Aulia mengaku mendapatkan asupan gizi dan makanan yang cukup dan bahkan pernah mendapatkan jamu dari paramedis.

 PAKET INTERNET GRATIS Telkomsel, XL dan Indosat, Promo Internet Provider Selama Covid-19

"Kurang lebih saya dirawat selama 21 hari, kalau di perawatan makanannya enak, semua perawatnya baik-baik ramah, mereka juga mengecek kita dengan baik. Artinya mungkin di Sumut, Adam Malik ini pusatnya untuk kita sembuh di sini. Kalau untuk makanan dikasih telur putih, buah-buahan, susu dan sering jus beragam buah, bahkan pernah dikasih jamu," bebernya.

 KEPUTUSAN JOKOWI BLT 600 Ribu per Kepala Keluarga untuk Warga Miskin per Bulan, Syarat Bantuan BLT

Ia meminta agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti semua protokol yang telah ditetapkan pemerintah.

Kemudian jangan takut yang berlebihan di masa pendemi ini.

(nat/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved