Breaking News:

Bupati Dairi Eddy Berutu Sumbang Gaji untuk Penanganan Covid-19

Pasien Covid-19 pertama dari Dairi dirawat di RSUP H Adam Malik Medan, Yesika Pasaribu, telah sembuh dan diperbolehkan pulang

TRI BUN MEDAN/DOHU LASE
Bupati Dairi, Eddy Berutu menerima penyerahan bantuan dari sejumlah pihak swasta untuk penanganan Covid-19 di Dairi, baru-baru ini. Pada kesempatan itu, Eddy menyatakan, menyumbang gajinya mulai April hingga Agustus 2020 mendatang untuk kegiatan penanganan Covid-19. 

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Bupati Dairi, Eddy Berutu berniat menyumbangkan gajinya dari bulan April sampai Agustus 2020 untuk mendanai kegiatan percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Dairi.

Niat itu ia utarakan di hadapan wartawan saat menerima bantuan dari sejumlah pihak swasta untuk penanganan wabah Corona, di rumah dinasnya baru-baru ini.

Hibah gaji itu nantinya disalurkan melalui pos donasi rekening Bank Sumut: DairiPeduliCovid-19, dan digunakan untuk membeli/membiayai kebutuhan/kegiatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi lainnya.

SURAT EDARAN PNS DILARANG MUDIK, BKD Sumut Terima Surat Edaran dari Menteri PAN-RB

Rahasia Penyakit Glenn Fredly yang Disembunyikan Akhirnya Dibocorkan dr Tompi, Sahabat Glenn Fredly

"Jangan dinilai dari jumlahnya, tetapi lihat dari keikhlasan saya untuk niat yang besar bersama-sama menyelesaikan tantangan Covid-19 ini," ucap Eddy dari balik masker bermotif Ulos Silahisabungan yang ia kenakan.

Eddy Berutu berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkenan membantu Kabupaten Dairi saat masa sulit ini.

"Ini sesuatu yang luar biasa dan sangat menggembirakan. Kekuatan dan kepedulian yang datang dari masyarakat terlihat sekarang. Kita bersyukur atas kekuatan persaudaraan dan keikhlasan dari seluruh masyarakat Dairi," tutur Eddy.

Eddy pun mengajak semua lapisan masyarakat untuk bisa secara bersama-sama mengatasi persoalan Covid-19 di Kabupaten Dairi.

Pasien Pria Terjun Bebas dari Lantai 4 RSU Padangsidimpuan, Diduga Tak Kuat Menahan Sakit

 "Masalah ini adalah masalah bersama seluruh masyarakat Dairi. Mari kita sama-sama melindungi diri dan keluarga kita. Hindari tempat keramaian dan selalu gunakan masker. Kalau kita lakukan bersama-sama, kita bisa," tutur Eddy lagi.

Eddy menambahkan, pasien Covid-19 pertama dari Dairi yang dirawat di RSUP H Adam Malik Medan, yakni Yesika Pasaribu, telah sembuh dan diperbolehkan pulang, Rabu (8/4/2020) lalu.

Begitu sampai di rumahnya, Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Yesika dan keluarga langsung mengisolasi diri hingga 14 hari kemudian, sesuai anjuran pemerintah.

"Puji Tuhan, ini rahmat yang luar biasa. Yesika sekarang sudah berada di tengah-tengah kita. Ini merupakan peristiwa penting untuk diketahui bersama-sama.

Ini motivasi baru dan semangat baru bagi kita bahwa pasien positif Covid-19 bisa sembuh, sebagaimana dibuktikan oleh tim medis terhadap Yesika," tandas Eddy.

(cr16/tri bun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved