COVID-19 - Pemprov Sumut Tambah Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 Menjadi Rp 1,5 Triliun

Edy Rahmayadi mengatakan, saat ini anggaran yang sudah dialokasikan untuk penanganan percepatan virus ini senilai Rp 1,5 triliun.

dok/HO/tri bun medan
Gubernur Edy Rahmayadi mengikuti video conference dengan Mendagri Tito Karnavian membahas jaring pengaman kesehatan, ekonomi, sosial dan keuangan, Kamis (09/04/2020). 

TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN-
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akhirnya menambahkan anggaran untuk percepatan penanganan virus Corona atau Covid-19. Sebelumnya, anggaran yang telah dipersiapkan senilai Rp 500 miliar untuk menangani wabah ini.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, saat ini anggaran yang sudah dialokasikan untuk penanganan percepatan virus ini senilai Rp 1,5 triliun.

Pemko Medan Buka Pendaftaran Prakerja, Akses di prakerja.kemnaker.go.id, WA 082368446577

"Kita sudah menghitung dengan cermat APBD kita. Sampai saat ini kita sudah mengalokasikan anggaran Rp1,5 triliun untuk penanganan covid-19. Bila ada perubahan lagi maka kita akan menyesuaikannya kembali," kata Edy Rahmayadi pada video conference yang dipimpin Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dari Jakarta, Kamis (09/04/2020).

Jumlah Pasien PDP Covid-19 di Simalungun 19 Orang dan ODP 43 Orang, Buka Layanan di No 085207914111

Sebelumnya jumlah Rp 500 miliar itu adalah anggaran covid-19 Sumut yang sudah disepakati dialokasikan untuk tangani covid-19.

Kemudian pada Jumat (03/04/2020) yang lalu, diasumsikan (dalam pembahasan) bahwa anggaran covid-19 di Sumut akan mencapai Rp 825 miliar untuk mengcover seluruh penanganan.

Artinya anggaran Rp 825 miliar, termasuk untuk insentif para medis dan jaring pengaman sosial atas dampak corona terhadap ekonomi masyarakat Sumut.

Tidak hanya untuk penanganan wabah pandemi, anggaran ini juga nantinya akan dialokasikan untuk membantu masyarakat yang terdampak, serta mengurangi beban rakyat.

"Bantuan kepada masyarakat akan segera kita salurkan agar beban masyarakat kita bisa berkurang di tengah wabah ini," kata Edy.

Gubernur Edy pada video conference yang fokus membahas jaring pengaman kesehatan, ekonomi, sosial dan keuangan itu menyebutkan pertambahan anggaran hingga 3 kali lipat itu, sekaligus untuk mengikuti arahan dari pemerintah pusat dalam penanganan covid-19.

Ia bersama Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, dan Sekdaprov Sumut, Sabrina, yang mengikuti video conference dari Rumah Dinas di Jalan Sudirman Medan itu, mengatakan akan berupaya sekeras mungkin agar masyarakat Sumut tetap bisa memenuhi kebutuhan dasarnya.

Menurut Edy Rahmayadi lagi, UMKM juga perlu mendapat bantuan dari pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi di tengah wabah dan juga setelahnya. Bentuk bantuan seperti keringanan pajak hingga bantuan dana.

"Seperti yang dikatakan Menteri Keuangan, UMKM juga perlu mendapat bantuan dari pemerintah agar mereka tidak bangkrut. Bila UMKM banyak yang bangkrut, perekonomian kita akan semakin sulit. Nanti kita akan lihat bagaimana teknisnya. Tetapi yang terpenting bantuan-bantuan ini semua harus tepat sasaran," sebut Edy.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved