Latihan di Rumah, Dessy Ratnawati Sagala Tetap Berlatih Sesuai Program yang Diberikan Pelatih

Dessy pun menyatakan ia latihan setiap pagi dan sore karena pelatih menganjurkan untuk seminggu 10 sesi latihan meskipun dilakukan secara mandiri.

TRIBUN MEDAN/SOFYAN AKBAR
DESSY Ratnawati Sagala, atlet Wushu sanda saat berlatih di Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI), beberapa waktu lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Semua atlet yang mendapat tiket ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua terus melakukan latihan mandiri di rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Latihan di rumah ini pun sudah menjadi anjuran dari KONI Sumut.

Dessy Ratnawati Sagala, atlet dari cabang olahraga (Cabor) Wushu mengaku kalau dirinya tetap melakukan latihan sesuai program yang diberikan oleh pelatih.

"Latihan mandiri sesuai arahan dari pelatih dan tetap mengirimkan video latihan kepada pelatih," katanya saat ditanya mengenai proses latihannya selama pandemi Corona, Sabtu (11/4/2020).

Dessy pun menyatakan ia latihan setiap pagi dan sore karena pelatih menganjurkan untuk seminggu 10 sesi latihan meskipun dilakukan secara mandiri.

"Kebetulan saya tinggal di Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI). Jadi bisa dikatakan sangat gampang untuk latihan karena semua alat ada di sana," ujarnya.

Ia mengaku tinggal di YKWI bersama tiga rekannya yang juga seorang atlet wushu dan mendapat tiket di PON.

"Jadi kami tetap latihan bareng dengan cara menjaga jarak. Itupun, kami tidak bisa latihan untuk sparing bersama," katanya.

Hal itulah, kata Dessy yang membuat dirinya bingung untuk latihan teknik mengingat ada imbauan dari pemerintah agar tidak bersentuhan dengan orang lain. "Jadi ya, tetap fokus latihan fisik saja bang," ujarnya.

Ia merincikan kalau setiap Senin, dirinya fokus latihan mempertajam pukulan dan tendangan, Selasa fokus bantingan, Rabu main beban dan fisik.

Kemudian Kamis pagi off dan sore main pad, Jumat main kombinasi dan Sabtu latihan beban dan fisik.

"Itu semua berdasarkan program yang diberikan pelatih yang tujuannya agar saya bisa berprestasi saat PON di Papua nantinya," katanya.

Ia mengaku, dirinya mempunyai dua pelatih yang siap untuk mengembangkan potensi dan teknik agar bisa menjadi juara saat PON nanti, mereka adalah Lause Salwi dan Neri.

"Tapi karena ada anjuran untuk jaga jarak, makanya kami latihan mandiri meskipun tinggal di YKWI. Dan untuk memastikan kami latihan, pelatih menyuruh kami mengirim video latihan ke mereka bang," terangnya.(akb/tri bun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved