Breaking News:

Puting Beliung di Toba, 11 Rumah Warga dan Rumah Adat Porak Poranda

Peristiwa terjadi ketika orang-orang berdiam di rumah menghindari penularan Corona, dan hujan turun yang berubah menjadi hujan es disertai petir.

TRIBUN MEDAN/ARJUNA
RUMAH adat dari beberapa rumah yang rusak karena diamuk puting beliung di Toba. 

TRI BUN-MEDAN.COM, TOBA - Musibah puting beliung membuat warga Desa Ompu Raja Hutapea Timur dan Desa Lumban Pea Timur Kabupaten Toba disibukkan membenahi rumah-rumah mereka, Senin (12/04/2020). Warga setempat R Tambunan mengatakan rumah di sekitar desanya porak poranda akibat puting beliung.

"Karena puting beliung semalam," ujar Tambunan.

Tambunan mengatakan, bencana alam tersebut terjadi pada hari Minggu sore (11/4/2020).

Peristiwa terjadi ketika orang-orang berdiam di rumah menghindari penularan Corona, dan hujan pun mulai turun.

Rintik hujan pun semakin lebat dan tiba-tiba berubah menjadi hujan es yang disertai petir.

Langit pun semakin gelap, puting beliung tba-tiba menyambar rumah-rumah warga pada pukul 16.00 WIB.

Tinjau Korban Puting Beliung di 3 Desa, Wabup Deli Serdang Pastikan Pemerintah Berikan Bantuan

Akibat bencana alam itu, rumah warga rusak parah sebanyak 8 unit di Desa Ompu Raja Hutapea Timur, Kecamatan Laguboti Kabupaten Toba. Atap beterbangan, kerangka rumah juga reot termasuk rumah-rumah adat Batak.

Sementara itu, Jaya Hutapea selalu Kepala Desa Ompu Raja Hutapea Timur, meyampaikan belum bisa merinci jumlah kerugian warga.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

“Saat ini masih proses pendataan untuk dapat ditindaklanjuti esok hari. Bupati sudah meninjau lokasi semalam tadi dan akan segera dilakukan upaya percepatan pertolongan,” kata dia.

Selain 8 unit rumah di Desa Ompu Raja Hutapea Timur, Kecamatan Laguboti, 3 unit rumah lainnya juga rusak parah di Desa Lumban Pea Timur, Kecamatan Balige, akibat puting beliung.

Rumah tersebut milik Jonggara Tambunan, Benget Tambunan dan Panahatan Tambunan yang berada di dusun II dan III.

"Di sini ada 3 rumah dan beruntung tidak ada korban jiwa, sementara untuk penanganan lebih lanjitnsudaj dikordinasikan dengam Dinas Sosial Tiba," kata Kepala Desa setempat Paber Tambunan.(jun/tri bun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved