Breaking News:

Rp 63 Miliar Proyek Pembangunan di Dairi Dihentikan karena Pandemi Corona

Gara-gara pandemi Covid-19, semua kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Dairi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2020, dihentikan

Penulis: Dohu Lase | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Sejumlah pekerja tampak bekerja memperbaiki susunan proyek ambrol di Jalan Kapurbarus, Sidikalang, Dairi, Selasa (7/1/2020). Proyek tersebut ambrol, padahal belum lama selesai dibangun. 

Laporan Wartawan Tri bun-Medan / Dohu Lase

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Masyarakat Dairi harus bersabar. Gara-gara pandemi Covid-19, semua kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Dairi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2020, dihentikan.

Sekretaris Dinas PUTR Dairi, Frianto Naibaho mengungkapkan, penghentian kegiatan DAK ini merupakan instruksi Menkeu RI, dalam suratnya nomor S.247/MK.07/2020 tanggal 27 Maret 2020.

"Semua proses pengadaan barang/jasa dari DAK fisik dihentikan," ujar Frianto saat ditemui Tribun Medan di ruang kerjanya, Senin (13/4/2020).

Frianto mengatakan, kegiatan DAK Dinas PUTR Dairi tahun ini berjumlah 39 paket. Nilainya Rp 63,5 Miliar lebih dan terdiri atas pembangunan jalan, irigasi, perumahan-permukiman, air minum, dan sanitasi.

Lantaran DAK Fisik dihentikan, proyek pembangunan Dinas PUTR tinggal dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Dairi 2020.

Itu pun sedang dirombak lagi, berhubung terbitnya instruksi Mendagri kepada seluruh pemerintah daerah untuk melakukan realokasi dan pemfokusan anggaran, guna membiayai kegiatan penanganan Covid-19.

"Proyek DAU kita ada 96 paket, dengan pagu dana Rp47 miliar lebih," ungkap Frianto.

Frianto menambahkan, kelanjutan rencana pembangunan menggunakan DAK Fisik tersebut belum diketahui, sebab bergantung kebijakan pemerintah selanjutnya.

(cr16/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved