Breaking News:

Penyebaran Corona di Sumut

BREAKING NEWS, Warga Dairi Meninggal Diduga Corona, Sempat Berobat ke Bidan saat Sakit Tenggorokan

Jika mengalami gejala klinis Covid-19, yakni sakit tenggorokan, meriang, demam, suhu badan tinggi, dan gejala lainnya, lebih baik memeriksakan diri.

TRIBUN MEDAN/DOHU
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Edison Damanik. 

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Satu warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, meninggal dunia karena diduga terinfeksi virus Corona. Ia adalah RP, perempuan 63 tahun. Ia mengembuskan nafas terakhirnya di RS Martha Friska, Medan.

Sebelumnya, saat Rapid Test, RP diduga positif Covid-19. Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Edison Damanik mengatakan, RP meninggal dunia, Minggu (12/4) pagi sekitar pukul 06.00 WIB dan telah dikuburkan di TPU Simalingkar.

"Rapid Test hanya penyaringan awal. Untuk mendiagnosis seseorang telah terinfeksi Covid-19, swab testlah yang paling akurat, yaitu memeriksa lendir tenggorokan dan hidung menggunakan metode Polymerase Chain Reaction, atau disingkat PCR," ujar Edison melalui keterangan tertulisnya kepada Tri bun Medan, Senin (13/4/2020).

Edison menuturkan, Sabtu (4/4/2020) lalu, RP berobat ke seorang bidan swasta di dekat rumahnya.

Ia mengeluh meriang dan sakit kepala. Saat dicek, suhu tubuhnya 36,5 derajat Celcius.

Setelah berobat, kondisi RP tak membaik. Pada Rabu (8/4/2020), keluarga membawa RP ke sebuah klinik di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.

Esok harinya, Kamis (9/4/2020), perawatan RP dirujuk ke RSU Efarina Etaham, Kabanjahe, Karo.

Detik-detik Ketua RT Tolak Kubur Jenazah Perawat Positif Covid-19, Kena Azab Ditangkap Polisi

Di sana, RP dirontgen dan di-rapid test. Hasilnya, diduga positif Covid-19. Alhasil, perawatan RP dirujuk lagi pada Sabtu (11/4/2020) ke RSU Martha Friska, Medan.

"Dari kronologi ini, dapat ditarik pelajaran bahwa jika mengalami gejala klinis Covid-19, yakni sakit tenggorokan, meriang, demam, suhu badan tinggi, dan gejala lainnya, lebih baik melapor dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan milik pemerintah," kata Edison.

"Sehingga, jika ada indikasi terpapar, dapat langsung dikoordinasikan ke tim medis yang berada di bawah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, termasuk soal merujuk ke RS rujukan Covid-19 yang ditunjuk pemerintah," imbuhnya.

Lebih lanjut, Edison mengaku, pihaknya telah bergerak cepat melacak kontak erat RP dan melakukan disinfeksi terhadap lingkungan tempat tinggal RP.

Pemkab Dairi, sambungnya, mengimbau rakyat untuk tidak panik, serta patuh melaksanakan imbauan perihal pembatasan sosial dan jarak fisik, serta perilaku hidup bersih dan sehat sehari-hari.

"Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi menyampaikan belasungkawa mendalam. Semoga keluarga ikhlas, tabah, dan tegar menghadapi cobaan ini. Dairi kuat, Dairi sehat, bersama kita bisa," pungkas Edison. (cr16/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved